Welcome to My Blog

Hai, senang berkenalan dengan anda...

Nama saya Daniel Reinhard biasanya suka diberi embel - embel nama belakang MC, karena berhubungan dengan pekerjaan yang saya cintai yaitu menjadi seorang pembawa acara / master of cermony didalam sebuah acara resepsi pernikahan.

Berbicara didepan umum mungkin tidak menjadi hal yang menarik bagi anda, namun inilah saya yang telah menemukan "arti hidup" pada tahun 2003 yang lalu.Sebelumnya memang tidak pernah terlintas cita - cita untuk menjadi seorang MC pada masa kecil saya,semuanya hanya datang begitu saja.

Perasaan enjoy dan ingin "ngulik" dibidang ini membuat saya mendapatkan kepercayaan untuk bertugas "merepresentasikan" seluruh items yang telah dipilih calon mempelai dalam menciptakan impian mereka yang hanya terjadi 1 x seumur hidup.

Saya yakin setiap pesta pernikahan memiliki karakter masing - masing yang berbeda tergantung dari kedua mempelainya itu sendiri.

Seperti uniknya fingerprints kita demikianlah setiap calon mempelai yang saya layani memiliki karakter,konsep dan harapan yang berbeda didalam pesta pernikahan mereka.

Seperti pasangan yang lain yang telah memiliki kenangan yang indah, kini giliran anda untuk mempercayakan pesta anda kepada saya.

Kini Daniel Reinhard Surya bergabung dengan 7Honey Photo dan Video untuk membangun sebuah perusahaan yang menjadi sebuah jawaban terbaik akan kebutuhan produk dan jasa pelayanan didalam dunia pernikahan. Semuanya berangkat dari kerinduan seorang Daniel Reinhard untuk lebih dekat dan lebih rinci dalam memberikan pelayanan yang lebih maksimal kepada setiap calon pengantin yang mempersiapkan pernikahannya.

Kami adalah 7Honey Wedding Management, sebuah perusahaan yang dimanage dengan baik oleh Daniel Reinhard Surya, yang memberikan produk dan jasa pelayanan di bidang Wedding Organizer, Photography, Videography, Wedding Music Entertainment dan Sound System.

Untuk itu kami 7Honey Wedding Management siap untuk melayani anda dengan kualitas terbaik dan harga yang bersaing. Yang dapat anda dan pasangan lakukan adalah percayakanlah dan ikutsertakanlah kami sebagai vendor anda dalam merencanakan, mempersiapkan dan menikmati setiap bagian dari pesta pernikahan anda dan pasangan yang tidak akan terlupakan sepanjang masa.

Salam dari kami...

Daniel Reinhard Surya.
Manager of 7Honey Wedding

Regards

Daniel Reinhard

Kamis, 10 November 2011

Bab 2 Bagian 3 Menetukan Master of Ceremony

Bab 2 Bagian 3 Menetukan Master of Ceremony

Dibab sebelumnya saya membahas mengenai bagaimana anda menentukan vendor Wedding Organizer anda, tentunya anda dan pasangan dapat memutuskan untuk menggunakan jasa Wedding Organizer atau tidak.

Yang terpenting adalah anda dan pasangan membutuhkan jasa orang lain baik itu jasa WO ataupun sahabat atau anggota keluarga anda untuk membantu anda didalam merancang dan melaksanakan pesta pernikahan anda.

Nah vendor yang kali ini mau tidak mau anda harus menggunakan jasanya, yaitu jasa seorang Master of Ceremony atau sang pemimpin acara resepsi pernikahan anda.

Bayangkan sebuah pesta tanpa seorang pemimpin yang mengatur proses jalannya acara, tentunya segala sesuatunya akan menjadi berantakan. Tamu yang hadir tidak mengetahui kapan saatnya menikmati hidangan, mereka tidak tahu kapan saatnya menyaksikan acara prosesi mempelai dan sebagainya.

MC adalah seorang pemimpin didalam sebuah resepsi pernikahan, dialah yang menyatukan semua element dan bagian yang terlibat didalam sebuah acara resepsi pernikahan.

Tugas seorang MC adalah memberikan informasi, memberikan instruksi, menginspirasi serta menghibur seluruh tamu yang hadir didalam sebuah pesta pernikahan melalui perkataan yang diucapkannya.

Untuk menciptakan sebuah resepsi pernikahan yang berkesan tentunya adalah hal yang mutlak untuk anda menggunakan jasa seorang MC yang berkualitas baik.

Dan the bad news is ...

MC yang berkualitas baik itu jumlahnya sedikit !

Dikota Bandung dimana saya berdomisi, saya memiliki persahabatan dengan rekan seprofesi MC lainnya, melalui teknologi BlackBerry Group yang ada sekarang ini memudahkan kami untuk berkomunikasi, seringkali kami saling berbagi job satu dengan yang lainnya. Hal ini dikarenakan adanya calon mempelai yang ingin menggunakan jasa kami sebagai MC namun pada saat itu kami harus menolak tawaran tersebut, sebab pada hari yang diminta sudah terlebih dahulu dibooking oleh calon mempelai lainnya.

Tak jarang juga banyak calon mempelai yang saya jumpai mengalami stress dan merasa kuatir karena tidak mendapatkan MC yang berkualitas baik yang dapat bertugas di resepsi pernikahan mereka.

Maka dari itu, saya sarankan untuk anda sebaiknya mulai meluangkan waktu untuk menentukan siapa MC yang akan bertugas di resepsi pernikahan anda.Ingat, jalannya acara resepsi pernikahan anda dan pasangan ada ditangan seorang MC.

Sungguh saya tidak membesar – bersarkannya. Apakah acara pesta pernikahan anda menjadi berkesan atau hanya menjadi acara makan bersama keluarga dan relasi yang anda kenal, semuanya tergantung dari kemampuan seorang MC yang bertugas dalam resepsi pernikahan anda.

Apakah perlu untuk menggunakan jasa seorang MC yang terbilang mahal jasanya?

Kalau saya boleh menjawab, ya tergantung kebutuhan anda, jika anda dapat menilai kualitas MC tersebut dan menurut anda rupiah dikeluarkan tersebut pantas ya booking saja jasa sang MC tersebut.

Untuk membuat berkesan satu kali event yang hanya terjadi satu kali didalam seumur hidup anda mengapa tidak anda menggunakan jasa MC yang sudah jelas kepastian dan kualitasnnya?

Karena satu kali lagi saya ingin tekankan bahwa MC yang berkualitas baik itu jumlahnya terbatas, dan kualitas MC yang satu dengan MC yang lain jelas – jelas memiliki perbedaan dari style, karakter, serta stage performacenya.

Mengapa MC tersebut mahal jasanya?

Karena dialah seorang pemimpin acara yang harus mengemban tugas dan tanggung jawab yang besar.

Master of Ceremony ... master berarti seorang pemimpin.

Layaknya seorang pemimpin dimana pun pasti kerjaannya bukan hanya cuap - cuap doank. Contohnya pemimpin negara, pemimpin perusahaan.... kerjaan mereka adalah memikirkan kemana arah yang dituju dari sesuatu yang dipimpinnya.

Saya yakin dan percaya bapak Presiden kita sungguh - sungguh memikirkan dengan waktu yang dia miliki untuk membawa negaranya lebih maju dan kearah yang lebih baik.

Waktu yang dia habiskan untuk berpikir, rapat intern, survei dan sebagainya pastinya kita sebagai warga masyarakatnya tidak tahu menahu, namun ketika beliau menyampaikan pidato yang hanya beberapa menit saja...seluruh bangsa bahkan dunia tahu.

Sehingga ada pendapat yang berkata...wah jadi Presiden enak bener, tinggal cuap cuap saja, gajinya gede bener!
Sama hal-nya dengan pemimpin perusahaan bukan?

Mungkin anda pun berpendapat yang sama yaitu " menjadi pemimpin / direktur enak bener, gaji besar, tinggal suruh ini suruh sana, cuap cuap sambutan dalam rapat, tugas selesai"

Tapi saya yakin sang direktur pun menghabiskan waktunya untuk memikirkan apa yang dia ucapakan, tingkah lakunya, keputusan dsb mungkin tanpa diketahui oleh anda..

Kita kembali berbicara tentang Master of Ceremony... Pemimpin didalam sebuah acara... acara pernikahan salah satunya.....

Berbicara seorang pemimpin tentunya dia memiliki pasukan yang dipimpinnya...
dalam hal di resepsi pernikahan saya sebut pasukan sebagai mitra, mereka adalah...
Rekan rekan vendor seperti venue wedding / lokasi tempat resepsi, catering, photgrapher, video shooting, wedding cake, decoration dan sebagainya.....

Didalam resepsi pernikahan yang sedang berlangsung ketika ada permasalahan dan kendala datangnya kepada siapa? tentunya tidak salah lagi kepada pemimpinnya yaitu MC.

Nah saya akan bantu anda bagaimana menemukan ciri ciri MC yang berkualitas baik, ini dia....
Berpenampilan baik.
Saya memang bukanlah seorang pakar dibidang fashion yang ahli didalam menentukan fashion manakah yang tepat dan ideal bagi seorang MC resepsi pernikahan yang baik, dan saya pun tidak akan membahas secara detil dari kacamata seorang designer tetapi dari sudut pandang saya sendiri sebagai MC.

Saya yakin bahwa salah satu faktor yang dipertimbangkan oleh calon mempelai dalam memilih seorang MC untuk memandu resepsi pernikahan mereka bukanlah hanya faktor mahir berbicara saja yang dipertimbangkan.

Setelah berjumpa dengan begitu banyak ragam calon mempelai yang selama ini saya dan sahabat MC yang lain.Ternyata begitu banyak faktor yang dipertimbangkan oleh calon mempelai. Salah satu faktor yang dipertimbangkan adalah penampilan secara fisik seorang MC pada saat memandu acara resepsi.

Sebuah Trend dan animo masyarakat sampai saat ini untuk seorang MC adalah seorang pembawa acara yang dapat menampilkan kesan Smart, gagah atau elegant dan formal.

Becky Tumewu dalam bukunya Talk-inc. Points menuliskan bahwa salah satu public figure yang saat ini memiliki brand image yang sangat melekat dengan kesan Smart, gagah dan formal adalah seorang presenter kondang Indonesia Ferdy Hasan.

Bukan hanya program acara televisi saja yang dibawakan oleh seorang Ferdy Hasan, namun saya dan anda pun sering menemukan beliau seringkali menjadi seorang MC diberbagai acara resepsi pernikahan yang terbilang mewah dan besar.

Presenter lain seperti Ferry Salim dan Becky Tumewu memang sangat melekat brand image mereka dengan kesat Smart, gagah atau untuk wanita elegant dan tentunya formal.

Kesan formal tentunya tercipta oleh penampilan yang dipresentasikan oleh seorang MC dari bagian ujung kepala hingga ujung kaki didalam resepsi pernikahan yang berlangsung.

Mari kita mulai dari ujung kepala yang tentunya ada bagian tubuh yang disebut rambut dan wajah. Saya yakin bahwa untuk menciptakan kesan Smart,gagah dan formal dibutuhkan tatanan rambut yang tertata rapi dan wajah yang fresh dan bersih.

Saya bersyukur bahwa saya dapat mengenal para sahabat MC yang terbilang “laris manis” mendapatkan orderan job di market pesta pernikahan. Diantara mereka ada yang memiliki tantanan rambut yang panjang, pendek bahkan tidak memiliki rambut sedikit pun atau botak, Namun semuanya memiliki brand image masing – masing dan dapat dipastikan mereka terlihat rapi dan wajah mereka bersih dan fresh sehingga faktor tersebut menjadi salah satu penyebab mereka kebanjiran orderan job.

Kemudian bagian berikutnya adalah pakaian yang dikenakan oleh seorang MC.Bagi seorang MC pria dalam hal ini pakaian mereka berupa setelan jas yang melekat pada tubuh mereka.

Jas yang digunakan oleh seorang MC yang baik tentunya bukan jas yang sembarangan.Bahan yang berkualitas baik, potongan serta ukuran yang pas dan sesuai dengan tubuh sang MC, bahkan kriteria warna pun turut menjadi bahan pertimbangan seorang MC untuk mengenakannya agar sesuai dengan tema yang diangkat didalam sebuah resepsi pernikahan.

Salah satu benda yang dikenakan seorang MC selain daripada jas adalah sepatu. Jenis model sepatu, warna serta berkilau tentunya menjadi bagian dalam menciptakan kesan eksekutif, berkelas dan elegant.

Bagian tubuh dan aksesoris lainnya pun secara tidak sadar ternyata turut diperhatikan oleh mempelai dan tamu undangan yang hadir. Hal – hal tersebut seperti wajah seorang MC yang bersih dari janggut,kumis serta wajah yang berminyak.Bau mulut, kemudian bersihnya kedua telapak tangan, kebersihan jari kuku tangan, harumnya parfum yang dipakai bahkan aksesoris cincin atau jam tangan yang dikenankan sang WMC pada saat acara resepsi pernikahan tersebut berlangsung.

Semakin detil dan rapihnya persiapan seorang MC didalam penampilannya tentunya akan berdampak besar terhadap performace panggung sang MC tersebut, walaupun hal ini bukanlah sebuah jaminan karena masih banyak faktor lainnya yang mempengaruhi.

Sebuah kalimat yang sangat poluler berbunyi “dont judge book by it’s cover!” tentunya sering anda dengar. Namun bagaimana mugkin jika seorang MC yang tidak well prepared dengan penampilannya dapat memukau hadirin yang hadir dalam sebuah resepsi pernikahan dengan perkataannya? Saya rasa itu sulit dilakukan.

MC yang berkualitas baik memiliki penampilan yang baik ! Itu pasti!

2. Memiliki reputasi yang baik dimata vendor yang lain

Sama halnya dengan apa yang saya tulis mengenai ciri wedding organizer yang dimana WO tersebut memiliki citra yang baik dimata vendor wedding lainnya. Begitu juga dengan kualitas seorang Master of Ceremony, baik dari sisi karakternya, kemampuan untuk memimpin dan bekerjasama dengan vendor lain akan menghasilkan citra yang baik dimata vendor.

Adapun vendor tersebut adalah vendor yang bertugas di resepsi pernikahan seperti vendor Photography, Videography, Music Entertainment, Wedding Venue, Wedding Organizer bahkan MC lain. Merekalah vendor yang saya rasa perlu anda tanya juga mengenai citra baik seorang MC yang anda dan pasangan rencanakan untuk menggunakan jasanya.

3. Memiliki karakter dan tutur kata baik pula

Saat anda berjumpa dengan sang MC pertama kali, saya yakin anda dapat mengenal dari tutur kata dan bahasa yang diutarkan sang MC kepada anda dan pasangan. Seorang MC yang berkualitas baik tidak pernah mau menjelekan nama ataupun kualitas MC lain ataupun vendor wedding lainnya. Jika hal tersebut keluar dari tutur katanya, saya rasa anda perlu berpikir ulang untuk menggunakan jasanya.

4. Seorang Konsultan yang baik

Jika anda dan pasangan memutuskan untuk tidak mengunakan jasa wedding organizer dalam resepsi pernikahan anda, ada kabar baik untuk anda!

Seorang MC yang baik adalah seorang konsultan yang baik, dimana anda dapat mengajaknya untuk berdiskusi mengenai konsep pernikahan, susunan acara dan bagaimana cara melaksanakannya.

MC yang baik dan telah berpengalaman biasanya memiliki begitu banyak kenalan dan koneksi dengan begitu banyak vendor pernikahan lain, janganlah ragu untuk mendapatkan rekomendasi vendor lain dari MC tersebut.

5. Memiliki Kemampuan Public Speaking yang baik

Inilah sebuah modal mutlak dari seorang MC yakni dia harus dapat berbicara dengan baik dan jelas didepan begitu banyak orang yang hadir didalam sebuah resepsi penikahan.

Begitu banyaknya informasi penting yang tidak boleh salah disebutkan, intonasi suara, kecepatan berbicara, serta dapat membangun dan menciptakan suasana yang diinginkan oleh mempelai adalah hal yang wajib dimiliki oleh sang MC.

Saya seringkali menemukan beberapa pengantin yang berada dikota besar tidak lagi mengenal sosok MC yang akan memimpin pesta pernikahan mereka. Alasannya mereka telah mengambil paket dari sebuat wedding venue yang telah menjalin rekanan dengan jasa penyedia MC tersebut.

Namun ketika mempelai tersebut berjumpa untuk pertama kali dengan MC yang sudah dipilih oleh paket tersebut, mempelai tersebut kecewa karena sang MC tidak memenuhi kebutuhan dan harapan dari mempelai.

Saran saya untuk anda dan pasangan, sebaiknya anda menentukan MC yang berkualitas baik untuk resepsi pernikahan anda, karena orang ini adalah bagian terpenting didalam sebuah acara resepsi pernikahan.

Untuk berkonsultasi lebih lanjut anda dapat mengirimkan email kepada saya ke danielreinhardmc@yahoo.co.id

Saya akan membalas pertanyaan anda dengan semaksimal mungkin, dan saya berikan masukan kepada anda secara gratis.

Ikutilah terus tulisan saya di bab bab selanjutnya.

Bab 2 Bagian 2 Menentukan Wedding Organizer

Bab 2 Bagian 2 Menentukan Wedding Organizer

Setelah menentukan lokasi dimana anda dan pasangan akan melangsungkan resepsi pernikahan anda, kini saatnya anda menentukan mitra anda yang dapat membantu untuk merancang pesta pernikahan anda.

Saya percaya ketika anda mendengar kata jasa Wedding Organizer atau secara singkatnya kita sebut jasa WO. Ada beberapa persepsi mengenai Wedding Organizer pada jaman sekarang ini. Ada yang memiliki kesan yang sangat baik dengan jasa WO dan adapun yang memiliki kesan yang sangat buruk mengenai WO.

Manakah persepsi yang ada di benak anda? sebelum memutuskan untuk mengunakan atau tidaknya jasa WO, sebaiknya anda membaca dahulu tulisan saya di bab ini, setelah itu pilihan ada ditangan anda.

Apakah itu Wedding Organizer?

Wedding Organizer atau WO adalah sebuah team yang membantu calon mempelai dan kedua belah pihak keluarganya baik dari sebelum hari pernikahan, pada hari pernikahan dan bahkan sesudah hari pernikahan agar segala sesuatu yang diharapkan dapat terwujud dan berjalan dengan lancar.

Adapun tugas dari WO tersebut adalah :

1. WO membantu calon mempelai untuk memiliki impian mengenai konsep hari pernikahan mereka, dan WO membantu calon mempelai tersebut untuk mewujudkannya.

2. WO betugas merangkul semua vendor yang telah dipilih oleh calon kedua mempelai dan membawa semua vendor kesuatu visi dan misi yang sama yang telah direncanakan sebelumnya oleh calon kedua mempelai.

3. WO melakukan tugas – tugas yang tidak terlihat atau dapat saya katakan tugas – tugas back stage atau belakang panggung dalam membuat sukses sebuah acara. Layaknya sebuah film yang begitu mengharukan dan menggetarkan jiwa dimana acting sang pemeran film begitu hebat sehingga membuat menangis semua orang yang menontonnya, namun tanpa anda sadari bahwa dibelakang semuanya itu ada orang – orang yang bekerja dengan luar biasa seperti sang sutradara, penulis naskah, seksi konsumsi, penata gaya, dan lain sebagainya.

Begitu pula didalam WO, dari pagi hari diantara mereka ada yang bertugas untuk mengingatkan semua vendor untuk hadir tepat waktu, membawakan barang – barang kebutuhan prosesi pernikahan, membawakan makanan dan minuman kebutuhan di aktivitas dari pagi hingga sore hari dan sebagainya.

Dilokasi resepsi pernikahan tugas WO pun begitu banyak dan memang tidak terlihat secara sekilas namun tugas tersebut sangat dibutuhkan seperti memastikan penerima tamu, penerima angpao pada posisinya, memastikan vendor dalam tugas yang sudah disepakati, memastikan alat yang digunakan dapat digunakan secara maksimal dan sebagainya.


Memang jaman sekarang ini memang bisnis jasa WO sangat menjamur dimana – mana, terutama di kota besar. Namun pastikanlah jika anda ingin menggunakan jasa WO pastikan mengunakan jasa WO yang berkualitas.

Sekali lagi saya ulangi untuk memastikan anda menggunakan jasa WO yang berkualitas!

Namun the bad news is....

WO yang terbilang berkualitas jumlahnya sedikit.

Nah...berbicara mengenai kualitas WO tentunya berbicara mengenai orang – orang hebat dan berpengalaman didalamnya, dan orang – orang tersebut hanyalah dapat bertugas disatu waktu dan di satu hari saja.Umumnya WO favorit yang sudah memiliki nama yang baik seringkali diperebutkan untuk bertugas menangani salah satu mempelai dihari pernikahannya.Jadi menurut saya anda pun harus bergerak cepat!

Lantas, pasti timbul pertanyaan dari benak anda bagaimana menentukan WO tersebut baik atau tidak kualitasnya?

Oke, saya berikan clue-nya kepada anda !

Saya berikan beberapa ciri – ciri mengenai WO yang berkualitas baik, salah satu ciri tersebut mengkategorikan WO tersebut berkualitas, yaitu :

1. Wedding Organizer yang memiliki kualitas baik bukan ditentukan dari seberapa mewah stand pameran mereka, kantor mereka dan seberapa unik dan keren brosur mereka namun ditentukan seberapa harum nama mereka di mata vendor – vendor wedding lainnya, dalam hal ini bukan hanya satu atau dua vendor namun sebaiknya anda mendapatkan minimal lebih dari 5 vendor yang merekomendasikan dan memiliki kesan yang baik akan WO tersebut.

2. Wedding Organizer adalah sebuah team yang memiliki kemampuan orang hebat dan berpengalaman didalamnya, hal ini berkaitan dengan beberapa orang yang berkualitas didalamnya bukanlah hanya kualitas satu orang saja yakni sang pemilik WO tersebut. Cobalah untuk anda dan pasangan meluangkan waktu untuk menghadiri sebuah event wedding yang mereka tangani, perhatikanlah cara kerja team mereka yang bertugas, jangan hanya kepada kualitas dari sang pemilik WO tersebut.

3. Wedding Organizer yang berkualitas tentunya dipimpin oleh orang yang berkualitas juga. Cirinya adalah :

-Sang pemimpin WO tersebut pandai berkomunikasi, berpenampilan baik, bekerja dengan hati untuk membantu dan menolong, bukanlah seorang yang melihat anda seperti mangsa untuk menjadi korban berikutnya.

- Dia sungguh mengetahui secara dalam pengetahuan wedding dari A – Z, dari pagi hari hingga acara malam hari apa saja yang harus dilakukannya.Nah saatnya anda langsung bertanya kepada beliau.

- Seorang pemimpin tersebut betutur kata dengan baik dan tidak suka menjelekan vendor – vendor wedding lainnya dan berusaha mendrive anda atau “memaksakan” anda untuk menggunakan jasa vendor tertentu.

- Seorang pemimpin tersebut bertanggung jawab dengan perkataannya, apa yang dia janjikan dia akan menepatinya. Dia memiliki kesabaran lebih untuk menjelaskan secara rinci mengenai pertanyaan anda, jika dia senantiasa mengatakan kalimat “gampang, kamu tenang saja, semua sudah diatur, seperti biasa...”. tanpa penjelasan yang baik, maka anda dan pasangan perlu meragukan kualitasnya.


Nah dari 3 ciri Wedding Organizer yang baik, saya yakin anda dan pasangan dapat menemukan salah satunya.

Tulisan ini saya persembahkan juga untuk para WO yang menjadi sahabat saya selama ini, ungkapan terima kasih atas kerjasama, kepercayaan yang telah dilewati bertahun - tahun bersama saya. Orang - orang luar biasa yang bekerja dengan hati dan ketulusan.

Bagi anda dan pasangan....
Jika anda timbul pertanyaan lagi di benak anda, silahkan kirimkan pertanyaan anda kepada saya melalui email di danielreinhardmc@yahoo.co.id

Pertanyaan anda akan saya jawab segera, dan itu gratis!!

Bab berikutnya kita akan masuk ke bab yang paling seru ! yaitu bagaimana caranya menemukan sang Master of Ceremony untuk anda dan pasangan.Tetaplah membaca tulisan saya.

Jumat, 04 November 2011

Bab 2 bagian 1. Menetukan wedding venue anda

Yang didahulukan pertama kali saat anda dan pasangan telah merencanakan budget pernikahan anda berdua adalah menentukan lokasi pernikahan anda..

Lokasi terbaik untuk resepi pernikahan disetiap kota memang berbeda – beda baik dari sisi kualitasnya maupun dari segi kuantitasnya. Jika di kota besar seperti Jakarta, Surabaya dan Bandung, anda dapat sedikit tenang dan tidak perlu kuatir akan kekurangan pilihan tempat untuk diselenggarakannya pesta pernikahan anda dan pasangan.Namun tetap saja jika hari bahagia yang anda tentukan tersebut merupakan hari yang menjadi favorit untuk diselenggarakannya hari pernikahan bagi begitu banyak pasangan yang hendak menikah,maka anda harus berlomba dengan pasangan yang lain untuk membooking venue pernikahan yang terbaik tersebut terlebih dahulu.

Seringsekali saya menjumpai calon mempelai yang awalnya ingin menyelenggarakan di tempat resepsi yang terbaik di kota mereka, namun pada kenyataannya mereka telah terdahului oleh pasangan yang lain yang merencanakan pesta pernikahan mereka di hari tersebut.

Sebetulnya berapa bulan sebelum hari pernikahan sebaiknya saya dan pasangan disarankan untuk menentukan dan membooking Wedding Venue ? inilah pertanyaan yang seringkali dilontarkan oleh client – client saya, dimana dia dan pasangannya baru saja memutuskan untuk menikah dan merencanakan pesta bahagia mereka. Jawaban saya sebaiknya 1 tahun sebelum bahkan lebih, misalnya 1,5 tahun sebelumnya.

Mengapa?

Ya lebih cepat menetukan, lebih cepat anda mendapatkan tempat yang terbaik!

Saya percaya bahwa walaupun begitu banyak tempat resepsi pernikahan di kota anda, namun pastinya ada beberapa tempat resepsi pernikahan di kota anda yang tergolong tempat favorit yang senatiasa di perebutkan untuk dibooking di hari yang terhitung tanggal yang baik untuk diadakannya resepsi pernikahan. Tempat tersebut menjadi favorit tentunya memiliki fasilitas, kemudahan dan beberapa sisi kebaikan fasilitas yang menunjang.

Nah, dalam memilih tempat resepsi pernikahan atau wedding venue, anda dan pasangan memiliki pilihan – pilihan lokasi dengan atmosfir yang berbeda. Saya membaginya dengan 5 kategori lokasi yang seringkali digunakan pada saat ini yaitu :
Gedung Serbaguna
Hotel yang memiliki ruang serbaguna atau convention hall / balroom
Restoran
Taman yang luas (Garden)
Lokasi unik dan istimewa lainnya seperti dikapal pesiar, dipesisir pantai, dipulau kecil, di hutan dan sebagainya.

Apapun kategori lokasi yang anda pilih, anda dan pasangan tentunya harus memperhatikan beberapa tips yang ingin saya sharringkan secara rinci kepada anda dalam buku ini. Antara lain sebagai berikut :


1.Jika resepsi pernikahan anda direncanakan untuk diadakan pada siang hari maka anda harus bertanya kepada pihak venue mulai dari jam berapa dan hingga jam berapa diperbolehkannya anda dapat menggunakan gedung tersebut untuk resepsi pernikahan anda, tanyakanlah juga mengenai apakah ada resepsi pernikahan pasangan lain yang diadakan di sore hari pada hari pernikahan anda tersebut. Pastikan anda mendapatkan waktu yang cukup untuk menyelenggarakan resepsi pernikahan anda, jangan sampai anda terburu – buru karena dikejar waktu deadline penggunaan lokasi venue tersebut.
2.Kemudian jika resepsi pernikahan anda direncanakan untuk diselenggarakan pada malam hari maka pastikan anda juga bertanya mengenai apakah ada resepsi pernikahan pasangan lain di siang hari yang diadakan di hari pernikahan anda tersebut. Pastikan kapan dan jam berapa resepsi pernikahan tersebut berakhir, jangan sampai persiapan dekorasi, catering dan persiapan – persiapan resepsi pernikahan anda lainnya tidak dapat terlaksana sesuai dengan jadwal dan waktu yang direncanakan sehingga acara dapat berlangsung sesuai dengan rencana.

Beberapa kali saya menemukan pasangan mempelai yang menjadi depresi dan stress pada hari pernikahannya dikarenakan tamu undangan mereka telah hadir namun segala persiapan dekorasi, catering dan lain sebagainya belum kunjung selesai. Pastikan hal ini tidak terjadi pada anda.

3.Dalam menentukan lokasi tempat resepsi anda tentunya anda dan pasangan harus mempertimbangkan faktor cuaca yang terjadi pada hari yang direncanakan, jika cuaca pada bulan yang akan anda berdua pilih merupakan musim hujan maka sebaiknya anda memilih lokasi pernikahan yang indoor. Namun jika anda tetap ingin mengadakan pesta pernikahan anda secara outdoor di bulan yang tergolong musim hujan maka anda dan pasangan beserta keluarga anda sudah mempersiapkan rencana lain jika terjadi hujan turun pada saat resepsi pernikahan anda.

4.Dalam menentukan lokasi pernikahan anda pun pertimbangkan faktor – faktor lain seperti jauhnya lokasi pernikahan anda, akses jalan menuju kesana, seberapa besar tempat parkir yang tersedia dan juga faktor keamanan dan kenyamanan tempat resepsi tersebut.

5.Yang terakhir yang perlu anda ketahui adalah beberapa venue di kota besar umumnya menurut saya memiliki hidden charges atau biaya – biaya tambahan yang terselubung yang tidak diungkapkan diawal perjumpaan anda dengan pihak venue. Anda perlu membaca informasi yang tercantum dalam MOU atau surat perjanjian antara anda dan pihak venue tersebut secara lebih rinci. Saya informasikan beberapa biaya – biaya tambahan yang sering saya jumpai sejauh pengalaman saya, biaya – biaya tersebut seperti :

Charge biaya kebersihan yang dibebankan kepada catering, dimana catering tersebut serinkali kembali membebankannya kepada pihak yang menyelengarakan pesta.
Charge biaya listrik tambahan dengan beberapa metode yang menjadi aturan dari pihak venue. Ada yang memberikan aturan peraturan dengan mencharge biaya tambahan per-alat yang digunakan yang biasanya memerlukan arus listrik untuk operasionalnya. Alat tersebut antara lain adalah : Air Conditioner / AC, lampu dekorasi, effect lighting, effect smoke, dry ice, bubbles, fireworks, ataupun sekedar LCD Projector dan lampu yang digunakan oleh vendor video shooting dan photografer. Adapun yang menggunakan metode perhitungan listrik secara ukuran satuan Kwh yang digunakan, biasanya panitia keluarga dan pihak gedung bersama – bersama melihat berapa Kwh listrik yang dipakai sebelum dan sesudah acara resepsi tersebut.

Listrik merupakan faktor penunjang yang sangat perlu didiskusikan secara matang, tidak jarang saya menemukan acara resepsi yang kekurangan arus listrik dalam acaranya, sehingga terjadi beberapa kali listrik padam, bahkan pada akhirnya beberapa alat yang menggunakan arus listrik cukup besar tidak dapat digunakan dalam acara resepsi tersebut.

Jika wedding venue yang anda merencanakan untuk memakainya tidak memiliki fasilitas listrik yang menunjang lebih baik anda mempersiapkan untuk budget menyewa mesin genset sebagai alat alternatif pemberi arus listrik didalam acara pesta pernikahan anda dan pasangan yang akan digelar. Jangan lupa untuk memasukan biaya sewa mesin genset ini kedalam budget pernikahan anda. Saya percaya ketika anda membaca tulisan saya, anda dan pasangan tersadar bahwa listrik merupakan bagian yang terlewatkan dalam perencanaan budget pernikahan anda. Siapa sangka? Maka dari itu baca terus tulisan saya kedepan hehehe.....

Charge biaya sound system
Jaman sekarang ini beberapa wedding venue di kota besar memiliki aturan main yang unik dan khusus, yang seringkali membuat saya geleng – geleng kepala juga karena hebatnya teknik penjualan mereka. Ada beberapa venue yang tidak memperbolehkan anda dan pasangan menyewa sound system dari luar dikarenakan gedung tersebut telah memiliki sound system yang terpasang dilokasinya. Sound system venue tersebut terbilang sangat sederhana dan diperuntukan untuk format music entertainment yang simple, jika anda ingin meng-upgrade-nya maka anda dikenakan biaya tambahan lagi disana. Biasanya biaya tembahan tersebut terbiliang lebih mahal dengan harga yang ditawarkan oleh vendor sound system dipasaran. Belum lagi anda perlu men- check keadaan kualitas sound system yang ada di wedding venue tersebut. Maka dari itu hal ini pun perlu menjadi perhatian anda dan pasangan dalam memilih venue lokasi pernikahan yang akan digelar. Untuk lebih jelasnya mengenai seberapa penting nya sound system bagi resepsi pernikahan anda dan pasangan, bacalah tulisan saya dalam bagian khusus tentang pentingnya sound system.

Kita kembali ke bagian biaya tambahan yang keempat yaitu charge biaya tambahan yang dikenakan kepada anda dan pasangan karena menggunakan vendor jasa pernikahan yang tidak memiliki kerjasama rekanan dengan pihak gedung tersebut .

Metode ini biasanya dilakukan dikota besar seperti di Jakarta. Biasanya charge ini cukup besar nominalnya, maka dari itu jangan sampai anda dan pasangan tidak menyadari dan terkaget karena harus mengeluarkan sejumlah rupiah yang tidak masuk didalam budget pernikahan anda, amit – amit jabang bayi deh pokoknya hehehe... namun jika anda dan pasangan sudah memutuskan untuk tetap memilih wedding venue tersebut dan tetap memilih vendor yang bukan rekanan dari lokasi venue tersebut berarti anda sudah siap untuk membayar dan membudgetkan dana charge tersebut kedalam budget yang perlu dikeluarkan dalam resepsi pernikahan anda.

Yang terpenting anda dan pasangan harus mengetahuinya terlebih dahulu. Umumnya vendor – vendor yang menjalin hubungan rekanan tersebut antara lain adalah Master of Ceremony atau MC, Music Entertainment, Sound System Equipment, Decoration and Lighting Equipment, Photography,Videography, Kue Pengantin atapun vendor lainnya.

Saya seringkali menemukan mempelai yang cukup menyesal dengan tidak menyadari akan charge biaya tambahan ini. Mungkin timbul pertanyaan dalam benak anda, apa sih itu rekanan?

Rekanan itu merupakan bahasa yang digunakan di kota besar dimana beberapa wedding venue sesungguhnya telah menawarkan ke beberapa vendor pernikahan agar dapat menjalin hubungan kerjasama dengan wedding venue tersebut. Trik bisnisnya seperti ini dimana vendor - vendor jasa pernikahan tersebut diwajibkan untuk membayar joining fee selama setahun terlebih dahulu kepada pihak wedding venue. Sehingga ketika calon mempelai yang datang ke wedding venue tersebut diharuskan memilih hanya dari vendor yang telah bekerjasama dengan wedding venue tersebut.

Mengapa hal ini terjadi demikian?

Jawaban simple aja yaitu wedding venue tersebut dapat meraup keuntungan bukan saja dari sisi calon mempelai yang hendak menyewa wedding venue tersebut namun juga dari sisi vendor pernikahan yang ingin jasa mereka digunakan oleh calon mempelai. Hal ini terjadi karena begitu banyak pemain vendor wedding yang kota tersebut sehingga persaingan antara wedding vendor ini menjadi peluang bisnis baru yang dapat menghasilkan jutaan rupiah bagi wedding venue.

Dalam hal ini saya menghargai teknik bisnis mereka, namun keputusannya kembali kepada anda dan pasangan, jika anda tidak cocok dan tidak ingin menggunakan salah satu jasa vendor – vendor pernikahan yang ditawarkan oleh pihak wedding venue tersebut, maka lebih baik anda mencari wedding venue yang lain. Kesimpulannya jika anda dan pasangan ingin menyelenggarakan pesta pernikahan di wedding venue tersebut maka anda juga harus mengambil atau menggunakan juga jasa vendor – vendor pernikahan yang ditawarkan didalamnya dimana mereka sudah menjadi rekanan.

Bab 2 Utamakan yang ini terlebih dahulu !!

Dalam anda dan pasangan merencanakan pesta pernikahan kalian berdua, tentunya dibutuhkan semacam langkah – langkah cerdik untuk anda mendapatkan kualitas yang terbaik yang sesuai dengan budget yang telah anda tentukan dalam mempersiapkan hari bahagia anda.

Saya harap anda telah membaca terlebih dahulu tulisan saya di bab sebelumnya mengenai survey vendor pernikahan dan merencanakan budget pernikahan anda berdua. Nah kali ini saya akan menginformasikan mengenai vendor – vendor apa saja yang harus didahulukan untuk anda pilih untuk menjadi bagian dalam hari bahagia anda.

Bab ini saya memberikan judul...

Utamakan yang ini terlebih dahulu !

Didalam sebuah pesta pernikahan tentunya ada vendor – vendor yang jumlahnya terbilang sedikit dan memiliki tingkat kualitas yang berbeda – beda antara satu dan lainnya. Vendor tersebut umumnya sangat kuat kaitannya dengan bidang jasa atau yang berkaitan dengan lokasi, atau pelayanan yang diberikan oleh kemampuan dari seseorang yang ahli.
Sebuah lokasi pernikahan dan kemapuan seseorang hanya dapat digunakan pada satu waktu dihari yang sama, selain itu juga kualitas, fasilitas lokasi yang satu dengan yang lain atau kemampuan seseorang dari yang satu dan yang lainnya jelas berbeda dan tidak ada yang sama.

Inilah sebuah alasan dimana saya menyarankan anda mengutamakan vendor – vendor yang berkaitan dengan hal yang diatas terlebih dahulu dan menomorduakan vendor – vendor lainnya.

Nah vendor – vendor yang berkaitan dengan hal tersebut adalah :
Wedding Venue / Lokasi Pernikahan Anda
Wedding Organizer
Master of Ceremony
Music Entertainment
Photography
Videography
Make Up Artist

Dalam tulisan saya berikutnya saya akan membahas satu persatu secara rinci...

Jumat, 28 Oktober 2011

Langkah 1 !! Lakukanlah survey harga vendor pernikahan dan tentukanlah budget

1. Lakukanlah survey harga vendor pernikahan dan tentukanlah budget

Saat anda dan pasangan telah memutuskan untuk menikah, maka selanjutnya langkah yang pertama adalah bagian yang paling menyenangkan untuk kalian berdua yakni jalan – jalan berkeliling berjumpa dengan vendor – vendor pernikahan atau saya dapat menyebut mereka sebagai para praktisi professional didalam dunia pernikahan. Sebelum anda dan pasangan menentukan budget pernikahan tentunya anda perlu melakukan survey harga yang ditawarkan dari vendor A-Z.
Saya sarankan untuk menghemat waktu dan biaya, hadirilah event pameran pernikahan terdekat di kota anda, tentunya event pameran tersebut melibatkan puluhan bahkan ratusan vendor pernikahan yang memiliki tingkat harga dan kualitas yang berbeda – beda pula. Jangalah malu untuk mengunjungi setiap stand vendor pernikahan yang menawarkan produk dan jasa mereka. Tanyakanlah selalu budget dan biaya yang perlu dikeluarkan, dan buatlah perbandingan dari vendor yang satu dengan yang lainnya.Namun jangan terlebih dahulu memutuskan apapun!
Umumnya mata anda dan pasangan akan berbinar – binar ketika melihat begitu indahnya display – display baju pengantin yang tertata indah didalam event pameran tersebut, rasanya ingin cepat diri anda dan pasangan menentukan vendor tersebut. Sungguh...saya ingin menyarankan satu kali lagi agar anda jangan terlebih dahulu mengambil keputusan apapun, apalagi anda mulai memberikan Down Payment (DP) terlebih dahulu kepada salah satu vendor pernikahan. Mengapa? Karena anda dan pasangan belum menentukan budgetnya!

Jangan tergiur terlebih dahulu dengan penawaran – penawaran spektakuler yang ditawarkan oleh para marketing vendor pernikahan pada saat itu terlebih dahulu. Memang begitu banyak kemudahan dan promo yang ditawarkan dalam event tersebut namun anda dan pasangan perlu mendiskusikan untuk menentukan berapa rupiah yang anda perlu dikeluarkan. Mengapa? Agar anda tidak stress nantinya akan budget pernikahan yang meleset dan terjadi overbudget.
Jika anda tidak menemukan event pameran terdekat di kota anda, maka anda dapat melakukannya secara manual atau mengunjungi showroom vendor pernikahan secara satu persatu. Namun satu kali lagi jangan memutuskan dahulu untuk memberikan DP.

Nah...setelah anda dan pasangan melakukan survey kesana kemari, tentukan suatu waktu dimana anda dan pasangan berdiskusi mengenai perkiraan budget yang akan dikeluarkan.Libatkanlah juga peranan orang tua anda dalam hal ini mengenai perkiraan budget tersebut, mintalah juga saran dari teman – teman anda yang telah menikah terlebih dahulu dan tayakanlah kepada mereka mengenai biaya – biaya yang telah dikeluarkan serta reputasi atau nama baik dari vendor – vendor pernikahan yang ada di kota anda.

Semakin banyak nasihat dan masukan sesungguhnya akan semakin baik, setelah menerima semua masukan tersebut, saatnya anda menentukan budget rupiah yang akan dikeluarkan.
Waktu yang sarankan untuk anda dan pasangan dalam mempersiapkan pesta pernikahan sebaiknya satu tahun sebelum dari perkiraan anda menentukan tanggal pernikahan anda. Namun jika waktu tersebut hanya sekitar 6 bulan sebelum, maka anda perlu bantuan para konsultan pernikahan yang berpengalaman di kota anda untuk membantu anda.

Para konsultan pernikahan tersebut dapat berupa vendor pernikahan yang memiliki one stop service wedding umumnya mereka adalah vendor Salon and Bridal disuatu lokasi, ataupun mereka adalah wedding planner / organizer, atau seorang Master of Ceremony (MC) pernikahan yang berpengalaman.Namun satu kali lagi konsultasikan dengan orang terdekat yang dapat anda percayai dan tanyakanlah selalu reputasi dari konsultan pernikahan tersebut.

Oke, anggaplah anda dan pasangan telah melakukan survey harga kesana kemari, dan kini saatnya anda mengalokasikan budget didalam bagian – bagian penting yang membutuhkan dana besar dalam pesta anda.

Yang pertama adalah tentukan budget lokasi tempat pesta anda dan pasangan, badingkanlah harga vendor - vendor tersebut, baik lokasi pernikahan di restoran, di gedung serbaguna, di hotel berbintang, atau pun di sebuah taman yang indah. Konsultasikanlah dan selidikilah secara rinci mengenai berapa biaya sewa lokasi tersebut, kemudian selidiki juga biaya – biaya yang seringkali terselubung di lokasi tersebut seperti charge listrik yang digunakan, area parkir tambahan dan jika anda tinggal di kota – kota besar, cek juga mengenai charge tambahan / biaya tambahan jika anda dan pasangan tidak mengambil rekanan lokasi pernikahan tersebut.Jangan sampai budget anda mengalir kelokasi yang tidak diperkirakan sebelumnya.

Kemudian yang kedua adalah tentukan budget untuk makanan atau catering yang akan dipesan, berapa perkiraan jumlah undangan yang akan hadir, serta jenis dan variasi menu makanan yang akan dipesan. Umumnya pernikahan yang seringkali diadakan melibatkan 300 hingga ribuan orang yang hadir didalam sebuah pesta pernikahan, namun tidak jarang juga seringkali saya menangani pesta pernikahan yang hanya melibatkan 100 hingga 200 orang saja, umumnya pesta pernikahan tersebut terbilang private party.

Selanjutnya yang ketiga adalah tentukan perkiraan dana dekorasi yang dibutuhkan. Suasana pernikahan anda secara visual sangat dintentukan oleh vendor yang satu ini, harga dari yang paling murah dan paling mahal pun telah saya jumpai. Semakin besar dan luasnya lokasi tempat resepsi yang akan anda gunakan maka semakin besarnya budget dekorasi yang dibutuhkan. Bandingkanlah harga yang ditawarkan dari beberapa vendor dekorasi ternama dan memiliki reputasi baik dikota anda. Pastikan mereka memiliki track record yang baik, karena dekorasi adalah salah satu bagian yang sangat penting didalam pesta pernikahan anda dan pasangan kelak.

Berikutnya yang keempat yakni segala sesuatu yang berkaitan dengan anda seorang calon mempelai wanita, apalagi kalau bukan gaun pengantin anda serta jasa make up artis (MUA) yang akan anda gunakan di hari istimewa anda. Tampil dengan gaun yang indah serta penampilan wajah, rambut dan tubuh anda yang telah dimake over secara sempurna merupakan impian dari setiap wanita,namun jika anda ingin menggunakan jasa designer ternama serta make up artist ternama di tanah air ini maka anda perlu dana lebih untuk dikeluarkan.

Namun yang terpenting adalah tentukanlah budget yang sesuai dengan anda serta pastikan tentukan gaun pengantin yang sesuai dengan bentuk tubuh anda serta gaya make up pun yang cocok dengan karakter anda. Tidak salahnya juga jika anda mulai melirik kepada para vendor – vendor muda yang menyediakan gaun pengantin dan jasa make up artis yang tentunya menawarkan budget yang lebih terjangkau. Namun sekali lagi saya ingatkan agar anda jangan terburu – buru mengambil keputusan, silahkan bandingkan dan tentukan perkiraan budget yang akan dikeluarkan di bagian ini.

Selanjutnya yang kelima adalah bagian dokumentasi yang mengabadikan moment penting anda dan pasangan yakni vendor Fotografi dan Videografi. Dalam menentukan budget didalam bagian kelima ini perlu digali dari keinginan anda dan pasangan akan sejauh apa anda berdua suka diabadikan didalam foto, ataupun sejauh mana anda berdua menghargai dan mengagumi hasil foto dan hasil dari video yang berkualitas.
Jika anda ingin hasil foto tersebut memiliki nilai unsur seni yang tinggi maka budget yang perlu anda berdua keluarkan akan lebih besar, pilihlah vendor ternama yang memiliki portfolio foto yang bagus, namun jika anda dan pasangan hanya sekedar ingin memiliki hasil foto yang mengabadikan dan bercerita akan hari bahagia anda, pilihlah vendor yang berkategori sudah cukup baik tidak perlu mengunakan vendor yang telah memiliki nama besar di kota anda.

Semakin baik hasil foto dan video yang tercipta, tentunya semakin besar pula budget yang perlu anda keluarkan untuk jasa mereka. Bagian ini memang mengandung unsur Art atau seni yang besar maka dari itu anda dan pasangan akan menemukan perbedaan harga yang signifikan dari vendor yang satu dengan yang lainnya. Dalam vendor ini saya pernah menjumpai ada vendor yang memasang tarif puluhan hingga ratusan juta, dan sebaliknya adapun yang menawarkan dengan harga dibawah 10 juta rupiah. Sungguh perbedaan yang sangat besar bukan?

Namun kembali saran saya untuk anda adalah pilihlah vendor fotografer dan videografer yang handal, kreatif, memiliki track record yang baik dan yang terpenting adalah mereka enak diajak berkomunikasi dengan anda berdua, karena hasil foto dan video yang baik tercipta atas kerjasamanya sang model yakni kalian berdua dengan sang pengambil gambar yakni vendor fotografi dan video.

Dan yang keenam dan juga terakhir adalah tentukan budget untuk vendor – vendor lainnya seperti jasa Wedding Organizer, Jasa Master of Ceremony (MC), Jasa Perangkai Bunga / Florist, Wedding Cake atau kue pengantin, jasa Music Entertainment dan Sound System, Jasa Para Penari / pagar Ayu, Jasa Penyewaan Mobil Pengantin, serta Jasa Penyedia Special Effect seperti Conferti, Mesin Bubbles, Lightings, dan Dry Ice Effect.

Umumnya dikota besar bagian keenam ini seluruh vendor yang saya sebutkan diatas disatukan didalam satu paket jasa pelayanan, namun anda pun harus berhati – hati untuk menentukan penyedia jasa tersebut. Dua bagian yang terpenting diatas adalah jasa yang diberikan oleh Wedding Organizer dan seorang Master of Ceremony. Mereka berdualah sesungguhnya yang akan menjadi mitra anda yang akan sangat menentukan lancar atau tidaknya jalannya sebuah pesta pernikahan anda. Janganlah pernah anda menentukan seorang Master of Ceremony atau MC yang tidak pernah anda lihat stage performance sebelumnya. Cobalah untuk melihat beberapa video performance sang MC tersebut atau anda dapat menyaksikan performancenya secara live / langsung disaat dia memandu acara pesta pernikahan orang lain.

MC adalah seorang pemimpin acara, tentukanlah secara cermat sang pemimpin acara yang baik di pesta pernikahan anda, dimana dia melayani dengan hati bukan sekedar dia membawakan acara kemudian dibayar jasanya dan pulang begitu saja. Tentunya semakin baik kualitas MC tersebut maka semakin besarlah pula budget yang diperlukan, begitupulah dengan jasa Wedding Organizer. Semakin baik reputasi dan track record yang dimiliki MC dan Wedding Organizer tersebut semakin besar pula dana yang perlu anda dan pasangan alokasikan kearea ini. Namun tak hentinya saya kembali mengingatkan anda berdua bahwa faktor komunikasi adalah bagian yang terpenting dalam memilih vendor Wedding Organizer dan MC yang terdapat dikota anda.

Nah, sudah 6 point yang saya paparkan kepada anda untuk melakukan survey terlebih dahulu harga – harga yang ditawarkan oleh para vendor pernikahan, kini saatnya anda dan pasangan sejenak menutup buku saya ini dan mulai bergerak untuk melakukan survey serta menentukan budget yang dibutuhkan oleh anda berdua. Saya yakin perjalanan ini akan mengasyikan bagi anda berdua.

After you say i do....

Sebuah keyakinan muncul dalam benak anda dan pasangan untuk melangkah bersama didalam ikatan pernikahan, komitment untuk mencintai pasangan anda hingga maut memisahkan telah bulat dihati anda dan tidak tergoyahkan lagi. Kini anda dan pasangan mulai memikirkan untuk membuat sebuah perayaan, sebuah ritual, sebuah pesta pernikahan!!

Lalu kemudian muncul dalam benak anda berdua? Bagimana cara mewujudkannya dan harus mulai dari mana?

Harus mulai dari mana? Itulah sebuah pertanyaan yang selalu dilontarkan oleh hampir setiap pasangan calon mempelai yang saya temui. Karena begitu banyaknya kebutuhan akan jawaban dari pertanyaan tersebut maka dalam bab ini saya akan memberikan saran langkah apa saja yang harus dilakukan dari awal perencanaan pernikahan anda dan pasangan.

Ada 7 Langkah perencanaan yang saya sarakan kepada anda sehingga anda dan pasangan menjadi lebih mudah, tenang dan dipastikan dapat menikmati perjalan dan proses dalam merancang pesta pernikahan anda, langkah tersebut sebagai berikut :

1.Lakukanlah survey harga vendor pernikahan dan tentukanlah budget
2.Utamakan yang ini terlebih dahulu !
3.Yang belakangan namun penting juga
4.Biaya yang tidak terduga
5.Photo Prewedding time
6.Planning Meeting
7.Technical Meeting

Selasa, 09 Agustus 2011

Tugas MC yang tidak boleh dilupakan dalam bagian akhir resepsi pernikahan

Kali ini saya ingin membahas lebih dalam mengenai fungsi seorang pembawa acara atau MC (Master of Ceremony) didalam resespi pernikahan Salah satu peranan yang satu ini seringkali diremehkan atau dianggap tidak terlalu penting bagi seorang MC dalam mengemban tugasnya. Apakah itu?

Yaitu acara sesi photo kedua mempelai bersama dengan segenap keluarga, rekan kerja atau sahabat mereka. Kita persingkat saja acara bagian akhir ini dengan nama acara sesi foto.Disinilah perbedaannya acara resepsi pernikahan dengan acara event lain, walaupun ada juga event lain yang mengharuskan acara berfoto bersama menjadi agenda penting didalam susunan acaranya.

Seorang Master of Ceremony didalam acara resepsi pernikahan tentunya harus dapat bertugas dengan baik dari awal hingga akhir acara,termasuk acara sesi photo ini.
Saya sempat mendengar informasi mengenai seorang MC yang memasang tarif waktu didalam jasanya. Misalnya hanya untuk 3 jam performance saja, dihitung dari jam kehadirannya, salah satu contoh misalnya sang MC hadir pada jam 5 sore untuk menghadiri acara gladiresik, kemudian jam 8 malam, selesai tidak selesai acaranya beliau ini angkat kaki dari lokasi resepsi pernikahan pada hari itu. Dalam hal ini saya berbicara mengenai MC yang fokus didalam dunia pernikahan bukan seorang MC yang terbilang artis papan atas Indonesia yang memang mereka dibayar berdasarkan durasi performance mereka.

Saya kurang setuju dengan konsep yang diterapkan oleh MC tersebut, walaupun saya akan tetap bertanya kepada calon mempelai atau Wedding Organizer yang bertugas tentang berapa lama perkiraan durasi resepsi pernikahan yang dijalankan, karena pada umumnya resepsi pernikahan dengan International Wedding Reception Concept berlangsung paling lama 4 jam saja.Diluar dari waktu tersebut tentunya pertimbangan fee jasa MC dapat disepakati kembali dengan kedua mempelai.Yang pastinya saya percaya seorang MC resepsi pernikahan yang baik memandu dari awal hingga acara selesai.

Ada lagi konsep yang lain yang saya dengar dimana ada seorang MC yang menerapkan konsep MC assiten didalam beliau membawakan acara resepsi pernikahan. Jadi MC tersebut tidaklah sepenuhnya in charge didalam acara resepsi pernikahan tersebut, salah satu contohnya begini, MC tersebut hadir dilokasi resepsi pernikahan, memandu acara gladiresik, kemudian membuka acara resepsi, memandunya hingga acara jamuan makan malam dibuka sesudah itu MC tersebut pulang atau pergi ke lokasi resepsi pernikahan yang tidak jauh dari lokasi dimana dia berada. Lalu MC tersebut kembali membawakan acara resepsi pernikahan ditempat lain. Sementara itu beliau ini sudah mendelegasikan tugasnya kepada MC assisten.Tentunya saya percaya kualitas performance MC assiten lebih rendah dibanding MC tersebut.

Saya rasa sah – sah saja bila dua konsep yang saya paparkan diatas sudah disepakati oleh kedua calon mempelai dan MC tersebut,namun bagi saya pribadi saya kurang setuju dengan dua konsep diatas. Bagi saya acara resepsi pernikahan adalah suatu acara yang sangatlah istimewa karena hanya terjadi satu kali seumur hidup, maka dari itu sangatlah penting acara tersebut dibawakan oleh MC yang berkualitas baik dan bertugas didalam keseluruhan acara.

Tetapi kembali kepada anda para calon mempelai yang mempelai yang memiliki persepsi tentang seorang pembawa atau MC didalam resepsi pernikahan anda kelak. Mohon anda bisa memberikan pendapat anda melalui comment didalam notes saya ini.

Kembali ke topik peranan MC didalam acara sesi photo didalam resepsi pernikahan, maka saya dapat simpulkan kembali bahwa ada MC yang menganggap acara sesi photo ini tidak penting.Namun bagi saya acara ini sama pentingnya dengan bagian acara yang lain, apa alasannya?

Yaitu acara sesi photo ini harus dilakukan dengan waktu yang cukup singkat tanpa menyampingkan kualitas foto / video yang diabadikan oleh Photographer dan Videographer.

Bayangkan betapa kesalnya anda selaku sahabat atau anggota keluarga dari mempelai bila harus menunggu berjam – jam karena kurangnya koordinasi antara MC, Wedding Organizer dan team dokumentasi (Photographer dan Videographer) untuk meng-organize undangan yang hadir yang hendak bersalaman, dengan keluarga atau kerabat yang menunggu giliran untuk berfoto bersama dengan mempelai.Tentunya dapat dibayangkan juga betapa kacaunya acara tersebut bila tidak adanya MC atau MC yang tidak mampu memimpin dan menginformasikan hal yang penting secara sopan saat acara berlangsung.

Dibutuhkan skill kepemimpin yang kuat dan tegas dari seorang MC atau leader dari suatu Wedding Organizer didalam acara ini. Sejauh pengalaman saya, diacara sesi foto inilah kerendahan hati dan semangat untuk melayani dari MC ,Wedding Organizer dan team dokumentasi diuji.

Karena menyangkut kepentingan orang banyak yang memiliki keinginan masing – masing maka seringkali perkataan pedas bahkan caci maki diterima oleh MC atau Wedding Organizer yang bertugas pada acara ini.

Bagaimana bisa? Berikut ini alasan – alasan atau kalimat – kalimat yang diutarkan beberapa orang tamu atau keluarga mempelai yang saya seringkali saya dapatkan :

1. “Kami ini keluarga dekat dari mempelai seharusnya didahulukan didalam acara foto ini.”
Seringkali pada kenyataannya keluarga ini sudah dipanggil beberap kali untuk berkumpul dibawah area pelaminan, namun mereka ingin dijemput dimeja mereka dan didahulukan untuk berfoto bersama mempelai. Saya dapat menyebut keluarga jenis ini jenis VVVIP.

2. “Anak saya sudah rewel, tolong keluarga kami didahulukan dari keluarga yang lain”

3. “Saya ini datang dari luar kota dan harus pulang malam ini juga, mohon didahulukan”.
4. “ ......” tanpa berbicara, langsung saja orang ini nyelonong naik keatas panggung untuk bersalaman dengan orang tua dan kedua mempelai.

5. “Kamu tidak tahu siapa saya??!! Saya itu ..bla bla bla....tahu??

Pada kenyataannya memang saya dan Wo yang bertugas tidak tahu siapa beliau, kenalan juga belum.

Sebetulnya masih banyak lagi perkataan atau kalimat yang kurang enak didengar pada saat acara sesi photo berlangsung, namun the show must go on, acara foto tetap harus diselesaikan. Mungkin atas alasan inilah acara sesi foto ini memang kurang disukai oleh MC sehingga mereka menghindarinya.

Sejujurnya saya pun kurang menyukai bagian acara akhir ini namun jika saya memandang acara sesi foto ini dari sisi pandang yang lain, dimana acara sesi foto ini merupakan pengabadian sejarah kehidupan dari dua insan manusia yang dipersatukan dalam pernikahan dan akan senantiasa diingat seumur hidup, maka saya pun rela untuk melayani didalam sesi foto ini.

Ucapan “thank you” yang tulus dari mempelai dan kedua orang tua yang saya terima diakhir acara ketika saya berpamitan dengan mereka menjadi sebuah penghiburan serta sukacita yang tak dapat dibandingkan dengan fee yang saya terima dari mereka, rasa lelah secara fisik dan mental pun seakan pudar.

Pada notes ini pun saya ingin menyarankan untuk anda calon mempelai yang hendak menikah, pastikan untuk memilih seorang pembawa acara atau MC yang baik didalam acara resepsi pernikahan anda.terima kasih untuk anda yang telah membaca notes ini, semoga bermanfaat. Silahkan berikan komentar anda dibawah ini.


Daniel Reinhard

Master of Ceremony and Event Conceptor

Minggu, 07 Agustus 2011

Early Dinner untuk Crew PENTINGKAH??

Akhirnya inspirasi datang lagi dalam benak saya untuk menuliskan satu topik yang saya rasa cukup penting untuk seorang pemimpin pesta atau seorang Master of Ceremony (MC) didalam mengemban tugasnya. Topik yang ingin saya bahas kali ini adalah berjudul.....

Urusan PERUT LAPAR urusan SERIUS sebelum acara resepsi pernikahan dimulai !

Nah itu judul untuk versi menjualnya...judul aslinya ini dia...hehehe....

“Pentingnya Early Dinner didalam Sebuah Resepsi Pernikahan”.

Ide membahas topik ini muncul dari beberapa peristiwa yang saya alami didalam berbagai event yang saya pimpin. Peristiwa yang pertama nih...beberapa waktu yang lalu saya mengalami kejadian yang cukup menarik yang membuat saya belajar sesuatu didalam sebuah event resepsi pernikahan di hotel ternama di kota Bandung dimana keluarga mempelai yang menyelenggarakan pesta tidak menggunakan jasa Wedding Organizer di hari tersebut.

Beberapa bulan sebelum hari H kedua mempelai dan keluarganya yang telah memutuskan untuk menggunakan jasa saya, memaparkan bahwa mereka hendak mengurus sendiri persiapan dan teknis pelaksanaan resepsi pernikahan ini sehingga mereka enggan untuk menggunakan jasa wedding organizer.Saya pun diminta untuk menjadi conceptor dan konsultan akan rancangan rundown hari istimewa tersebut, dan saya dengan senang hati membantu mereka.

Secara umum resepsi pernikahan tersebut berjalan lancar, walaupun kurang sempurna dikarenakan belum berpengalamannya crew keluarga seperti layaknya crew wedding organizer yang lebih detil dan rapih dalam mempersiapkan dan melaksanakan setiap bagian acara. Namun dalam event resepsi pernikahan tersebut ada satu hal yang kurang pas dihati saya dimana beberapa waktu sebelum acara dimulai seperti biasanya saya sebagai vendor MC dan vendor lain seperti crew musisi, crew dokumentasi dari photography serta videoshooting menikmati Early Dinner atau menikmati menu hidangan makanan yang disediakan panitia sebelum acara dimulai. Tujuan menikmati Early Dinner ini agar kami sebagai vendor yang bertugas tidak kelaparan saat menjalankan apa yang menjadi tanggung jawab kami.

Yang menarik pada saat itu adalah saya bersama dengan assiten saya dititipkan untuk menerima puluhan paket dinner box yang diperuntukan untuk saya dan vendor lain yang bertugas didalam acara resepsi pernikahan tersebut.Dikarenakan tidak adanya wedding organizer yang bertugas di hari tersebut maka saya meminta assiten saya untuk menerimanya dan menyimpannya disalah satu sudut ruangan yang tergolong area back stage.

Puluhan menu makanan tersebut tidak kami jaga dan distribusikan kepada seluruh crew yang berkepentingan pada saat itu karena saya bersama assiten saya sibuk mengurus gladiresik dan rancangan acara yang mengalami beberapa perubahan. Seiring waktu berjalan, crew yang bertugas telah berdatangan kelokasi resepsi dan berangsur sesekali menanyakan kepada kami mengenai jatah makanan early dinner yang diperuntukan bagi mereka. Saya pun seraya menginformasikan lokasi menu makanan yang menjadi hak mereka disalah satu lokasi dalam ruangan resepsi tersebut sambil kembali masuk didalam kesibukan saya mengurus keluarga dan menjelaskan tugas dan peranan team panitia keluarga yang belum berpengalaman.

Tibalah waktu jeda untuk menunggu tamu undangan dari resepsi tersebut, tugas saya didalam bagian gladiresik acara telah selesai dan tinggal menunggu waktu untuk saya memulai dan memimpin resepsi pernikahan pada saat tamu yang hadir sudah cukup jumlahnya.

Secara tiba – tiba ada seorang anggota musisi yang bertugas dalam resepsi tersebut menyatakan complain kepada assiten saya dikarenakan dia tidak mendapatkan jatah early dinner atau dinner box yang memang diperuntukan untuk crew vendor yang bertugas. Assisten saya pun menyampaikan komplain tersebut kepada saya dan akhirnya saya menjadi binggung karena seharusnya jumlah makanan yang dipesan dan telah disepakati oleh pihak panitia keluarga dengan vendor yang bertugas seharusnya memenuhi kebutuhan.

Saya belum menemukan jawabannya sampai saat ini mengapa jumlah paket makanan early dinner tidak cukup memenuhi kebutuhan dari pada crew vendor tersebut. Entah ada orang yang mengambil jatah lebih dari satu ataupun ada anggota crew vendor yang belum terhitung masuk didalam jumlah yang telah disepakati. Yang pasti pada saat resepsi tersebut memang team musisi yang bertugas terbilang telat hadir didalam acara tersebut dan saat mereka datang mereka langsung disibukan dengan anggota keluarga yang ingin berlatih bernyanyi sebelum acara resepsi dimulai.

Komplain dari musisi tersebut memang adalah urusan perut dimana tidak dapat dikompromikan, yang namanya perut lapar ya harus diisi dengan makanan kalau tidak jadinya emosi. Namun pada saat itu saya pun tidak dapat berbuat apa - apa pada saat itu dikarenakan panitia keluarga yang bertugas pada saat itu disibukan dengan persiapan acara, rasanya tidak ada waktu untuk mengurus masalah early dinner yang kurang jumlahnya.

Sang musisi tersebut menyalahkan saya dalam masalah ini, saya pun dengan sedikit kekesalan membela diri saya dimana saya dalam acara tersebut hanya diminta bertugas sebagai pembawa acara atau MC dan bukan bertugas sebagai wedding organizer atau seksi konsumsi. Assiten yang mendampingi saya pun bertugas sebagai music director dalam acara itu dan menjaga serta mendistribusikan menu makanan tersebut bukan merupakan tugasnya. Akhirnya dengan wajah yang cemberut sang musisi bertugas dengan perut lapar hingga akhir acara.

Adapula kejadian yang lain yang saya temukan didalam resepsi pernikahan takala saya bertugas sebagai MC. Kali ini sang mempelai dan keluarga memang menggunakan jasa wedding organizer, namun menggunakan jasa WO yang terbilang masih baru dan belum banyak pengalamannya.Pada saat techincal meeting yang dipimpin oleh wedding organizer tersebut munculnya suatu kesepakatan dimana keluarga mempelai tidak akan menikmati early dinner yang dipersiapkan oleh pihak hotel.Menu early dinner untuk crew telah disepakati jumlahnya dan diputuskan untuk membeli menu tersebut dari restoran diluar lokasi hotel.

Tibalah hari H dimana resepsi tersebut berlangsung, seperti biasanya saya hadir didalam resepsi tersebut pada pukul 16.30, ada yang sedikit berbeda pada saat saya datang didalam ruangan resepsi tersebut dimana ruangan tersebut telah dipenuhi dengan anggota keluarga yang telah berfoto bersama dengan mempelai. Saya pun berdecak kagum dengan kekompakan keluarga mempelai yang terbilang rajin untuk hadir lebih awal dalam resepsi tersebut. Ruangan tersebut sudah penuh dengan kecerian dan aktivitas sebelum acara.

Namun seiring waktu berjalan masalah pun muncul dimana saya mendengar informasi akan komplain yang sangat keras dari beberapa anggota keluarga kepada wedding organizer yang bertugas karena tidak tersedianya early dinner keluarga. Wedding organizer yang bertugas menjadi binggung dan membela diri bahwa early dinner keluarga tidak menjadi agenda yang disepakati pihak mereka dengan mempelai pada hari itu. Hotel yang menyediakan menu makanan pada saat itu pun sulit menyanggupi jika mereka dapat menyediakan menu early dinner yang tidak disepakati sebelumnya.Disisi lain kebingungan mereka saya dan crew dari musisi sedang enak menikmati makanan early dinner yang telah disepakati sebelumnya.

Kasihan betul judulnya kejadian yang dialami wedding organizer yang bertugas pada saat itu, makian dan cercaan dilontarkan oleh keluarga mempelai yang tidak peduli akan disepakati atau tidaknya pengadaan acara early dinner keluarga. Kedua mempelai yang berada dipelaminan pada saat itu pun terdiam bisu dan tidak tahu berbuat apa, karena mereka pun awam dengan masalah ini. Pada akhirnya karena alasan perut lapar dari puluhan anggota keluarga yang telah hadir dari jam 4 sore , makanan seadaanya dikeluarkan oleh pihak hotel untuk memenuhi kebutuhan perut para keluarga mempelai yang hadir.

Saya percaya ketika anda membaca kejadian tadi pastinya tidak ingin terjadi kepada anda bukan? Baik anda selaku calon mempelai, seorang MC, musisi ataupun seorang wedding organizer. Dari kedua kejadian ini saya mengambil kesimpulan dimana early dinner adalah sebuah hal yang penting dan tidak boleh terlupakan.

Dalam setiap event urusan perut memang tidak dapat dikompromikan, pikirkanlah baik – baik jumlah konsumsi yang dibutuhkan oleh setiap vendor pernikahan, anggota keluarga didalam acara tersebut. Technical meeting adalah saat yang sangat tepat untuk membahas mengenai masalah ini, maka dari itu setiap vendor pernikahan dan wakil anggota keluarga harus hadir didalamnya.

Didalam keadaan perut lapar, emosi seseorang memang sulit terjaga, dan yang pasti kualitas kerja pun akan menurun. Pasti akan jelas perbedaannya seorang musisi yang bermain musik didalam keadaaan perut yang sudah keyang dan didalam keadaan perut yang lapar, walau sang musisi tersebut akan berusaha memberikan yang terbaik dengan alasan atas nama profesionalisme tetap saya yakin akan perbedaannya.

Demikian juga vendor lainnya yang seringkali terlupakan untuk diberikan early dinner seperti team dari photographer, videoshooting, operator sound, operator lighitng, operator effect fire works atau lainnya ,sopir mobil pengantin bahkan team dari dekorasi. Alangkah baiknya jika didalam sebuah acara resepsi pernikahan semua orang yang terdapat didalam lokasi tersebut baik yang bertugas maupun yang menjadi pemilik acara atau tamu didalam keadaan yang senang dan bersukacita.

Semoga tulisan saya dapat mengispirasi anda.Terima kasih untuk membacanya, support saya terus untuk menulis. Notes berikutnya yang saya akan bahas mengenai betapa pentingnya technical meeting. See you God bless!!.

3 Jenis Meeting untuk Calon Mempelai dalam Mempersiapkan Hari Pernikahan Mereka (Calon Bride and Groom must read this!)

Seringkali para calon mempelai bertanya kepada saya berapa kalikah pertemuan yang perlu dibuat dalam merencanakan konsep satu hari pernikahan mereka. Banyak diantara mereka yang bingung dan kuatir namun ada juga yang terlalu cuek karena terlalu sibuk dengan aktivitas mereka sehari – hari sehingga lupa untuk memikirkannya.

Pertanyaan yang seringkali dilontarkan oleh calon mempelai pada umumnya seperti ini :

“Berapa kali meeting harus diadakan?”

“Kapan saja meeting tersebut diadakan? “

“Membahas mengenai apa saja meeting tersebut dan bersama dengan siapa meeting tersebut dilangsungkan?”

Nah dalam notes ini saya akan memaparkan jenis – jenis meeting menurut pengalaman dan padangan saya, semoga dapat menginspirasi anda selaku calon mempelai atau anda sebagai praktisi / vendor didalam dunia pernikahan.

Saya membagi jenis – jenis meeting didalam persiapan kedua calon mempelai menjelang pernikahan didalam 3 bagian.

Yang pertama adalah Brainstorming Meeting / Dealing Meeting
Saya namakan meeting pertama kali saya ini dengan calon mempelai dengan nama brainstroming meeting atau dealing meeting. Disinilah biasanya saya pertama kali berkenalan secara tatap muka dengan kedua mempelai yang hendak menikah dalam beberapa bulan kedepan atau kurang lebih 1 tahun kedepan.

Disinilah juga saya sebagai seorang Master of Ceremony mempresentasikan performance saya melalui video yang saya putarkan di laptop atau tablet pc kepada kedua calon mempelai.Selain itu saya dan mereka melakukan dealing agrement mengenai fee jasa saya sebagai master of ceremony untuk bertugas di pesta pernikahan mereka, penjabaran tugas saya, dan tentunya membicarakan konsep pernikahan mereka kelak.

Didalam meeting ini umumnya saya berusaha untuk menggali lebih dalam akan apa yang menjadi impian dari kedua calon mempelai yang berada dihadapan saya. Umumnya lokasi yang saya dan mereka gunakan untuk brainstorming meeting ini dilakukan disebuah cafe baik didalam mall atau diluar mall. Yang terpenting adalah tempat yang nyaman dan tidak berisik untuk kita mudah berdiskusi.

Namun dalam meeting ini biasanya saya lebih banyak mengajak kedua mempelai untuk “berkhayal” terlebih dahulu akan pesta pernikahan impian mereka. Seringkali saya bercerita mengenai konsep pernikahan mempelai yang sudah saya layani, saya membahas konsep pernikahan yang erat dengan atmosfir spektakuler, yang lucu, elegant, romatis serta lain sebagainya.Saya menyarankan untuk kedua mempelai dapat mencari inspirasi – inspirasi baru dari website, resepsi teman atau kerabat yang mereka hadiri ataupun dari cerita orang lain.

Dalam meeting ini saya mengajak kedua calon mempelai untuk tidak terburu – buru memutuskan akan konsep pernikahan yang seperti apa yang mereka inginkan. Saya menyarankan untuk meeting ini dilaksanakan 6 bulan sebelum hari H. Kesimpulannya minimal 6 bulan sebelum hari H, anda selaku calon mempelai sudah harus mencari MC yang akan bertugas didalam resepsi pernikahan anda.

Meeting yang kedua saya namakan dengan Planning Meeting
Disinilah saya sebagai MC atau rekan rekan Wedding Organizer berjumpa dengan kedua calon mempelai untuk mulai merancang rundown satu hari pernikahan.

Umumnya waktu yang dihabiskan cukup lama karena meeting kali ini judulnya kupas habis sampai tuntas, bahkan planning meeting ini dapat terbagi menjadi 2 sesi dikarenakan adanya perubahan atau perbedaan pendapat antara satu dan lainnya.

Menurut saya dalam planning meeting ini harus tercapai persiapan yang sekitar 75 % sudah siap semuanya. Adapun beberapa rincian yang harus sudah dibahas dan dipersiapkan yakni :
- Kegiatan kedua mempelai dari pagi hingga malam

- Vendor pernikahan yang telah lengkap semuanya, disertai rincian dealing agrement dengan kedua mempelai akan jasa atau produk yang dipesan oleh kedua mempelai

- Rancangan resepsi pernikahan, lagu yang akan dipilih, warna dekorasi, atmosfir atau tema yang akan diciptakan didalam resepsi

- Nama team dari wedding organizer atau panitia keluarga yang bertugas

- Nama keluarga yang bertugas disetiap bagian acara hari pernikahan dari pagi sampai malam

- Rancangan daftar foto keluarga serta relasi dan kerabat

Meeting ini sebaiknya dilakukan di cafe yang cukup nyaman dimana kedua mempelai dapat berdiskusi dan memutuskan apa yang mereka inginkan didalam hari bahagia mereka. Mengenai waktu diadakan meeting ini biasanya saya menyarankan 2bulan atau paling lambat 1 ½ bulan sebelum hari H. Dalam meeting ini yang hadir hanyalah sang Wedding Organizer dengan kedua mempelai ( harus keduanya hadir tidak boleh salah satu) atau jika mempelai tidak menggunakan jasa wedding organizer biasanya tugas ini diemban oleh sang MC..

Dalam kalimat sebelumnya saya mengharuskan agar kedua mempelai untuk hadir didalam planning meeting ini. Mengapa? Alasannya adalah dalam merencanakan sebuah konsep hari pernikahan tentunya harus disetujui oleh calon mempelai pria dan calon mempelai wanita, jika konsep yang dibuat kurang nyaman kepada salah seorang dari mereka, maka rancangannya harus dirubah kembali.

Jadi dapat anda bayangkan jika salah satu dari mereka tidak hadir, maka akan ada kemungkinan rancangan akan berubah lagi, dan waktu yang digunakan untuk merancangkan hari pernikahan tersebut menjadi terbuang percuma.

Dalam meeting ini pun tugas seorang Wedding Organizer atau seorang MC adalah melengkapi kebutuhan – kebutuhan kedua mempelai yang belum tersedia. Dalam hal ini diperlukan seorang pemimpin WO yang telah berpengalaman atau MC yang telah berpengalaman yang dapat mengupas secara rinci mengenai kebutuhan di hari pernikahan kedua calon mempelai.Bagi Kedua mempelai yang membaca bagian ini, kalian berdua dapat membaca notes saya yang lain yang berjudul the good news dan the bad news didalam resepsi pernikahan. Anda akan paham apa yang saya maksudkan.

Baiklah saya lanjutkan dengan jenis meeting yang ketiga yaitu yang tentunya anda kenal juga namanya yaitu Technical Meeting.
Meeting ini adalah sebuah meeting yang terpenting menurut saya dan patut dihadiri berbagai pihak yang sangat berperan penting didalam terselenggaranya hari pernikahan kedua mempelai.
Meeting ini wajib dilakukan dilokasi venue resepsi pernikahan yang akan dilaksanakan oleh kedua mempelai, dan wajib dihadiri oleh vendor inti yakni :

Vendor Venue / Lokasi Resepsi (hotel / gedung serbaguna / restaurant)
Vendor Wedding Organizer atau Panitia Keluarga
Vendor MC
Vendor Catering
Vendor Music Entertainment , Sound Equipment, Lighting Equipment
Vendor dokumentasi ( foto dan video)
Vendor Dekorasi
Wakil Keluarga Mempelai atau Orang tua Mempelai

Dalam meeting ini rundown yang 75 % sudah jadi dalam meeting sebelumnya telah diketik ulang secara rapi dan mudah untuk dimengerti oleh seluruh vendor yang hadir. Seluruh vendor dibagiakan copy dari rundown tersebut kemudian pemimpin WO atau MC (jika tidak adanya WO) yang memimpin acara meeting ini mengajak seluruh vendor membahas seluruh aspek yang berkaitan dengan teknis dalam penyelenggaraan hari H kedua mempelai yang tentunya atas persetujuan kedua mempelai dan wakil keluarga atau kedua orang tua mempelai yang hadir.

Meeting tersebut tentunya harus menghasilkan persiapan yang 100 persen, pembahasan dan perencanaan yang detil dan rinci sangat menentukan kesuksesan dan kelancaran acara hari pernikahan kedua calon mempelai.

Saya terkadang mendengar beberapa kali mengenai beberapa vendor yang sering mengatakan kalimat “ ntar gampang deh, semuanya bisa diatur, seperti biasanya” kepada kedua mempelai. Saya kurang setuju dengan ungkapan vendor tersebut kepada kedua mempelai, karena saya lebih setuju untuk membahas segala sesuatunya secara mendetil dan rinci.

Ada fenomena yang unik lagi yang sering saya dengar dalam event pernikahan di beberapa kota besar. Dimana fenomena ini berjudul “ Fenomena Jualan di hari H”. Saya sangat tidak setuju dengan ini. Fenomena ini adalah hasil dari kalimat yang diutarkan vendor diatas dimana vendor oknum tersebut “dengan sengaja” menggampangkan segala sesuatunya kepada kedua mempelai, secara tersembunyi dan tidak diketahui mempelai, mereka mempersiapkan beberapa items yang belum dimunculkan pada saat technical meeting, namun pada waktunya hari H, vendor tersebut memunculkan items tersebut menjadi items yang sangat penting dan dibutuhkan demi kelancaran acara pernikahan kedua mempelai tersebut.

Pada saat itu vendor tersebut mengambil kesempatan untuk menjual mahal produk atau item tersebut, dan kedua mempelai tersebut dengan berat hati dan terpaksa mengeluarkan budget tersebut. Dalam notes ini saya tidak menyudutkan siapapun namun, secara jujur saya tidak suka dengan praktik yang tidak fair tersebut, dan merupakan tugas saya untuk mengingatkan mempelai yang membaca notes ini agar tidak terjebak dalam fenomena diatas tersebut.Jika anda ingin lebih mengetahui lebih lanjut mengenai fenomena tersebut, saya dapat becerita panjang lebar didalam chat anda bersama saya via media lain.

Baik saya lanjutkan lagi mengenai pembahasan technical meeting ini. Jadi sebaiknya kapan technical meeting ini dilakukan?

Menurut saya paling cepat dilakukannya adalah 2 minggu sebelum hari H pernikahan atau paling lambatnya 1 mingggu sebelum hari H pernikahan. Mengapa? Jika dilakukan lebih dari sebelum 2 minggu sebelumnya, ada kemungkinan vendor yang bertugas dapat lupa akan apa saja yang disepakati, ingatlah vendor tersebut melayani bukan satu calon pengantin saja namun masih banyak calon pengantin lainnya yang akan segera menikah sebelum hari H pengantin tersebut.

Baik saya rasa sudah cukup jelas 3 jenis meeting yang saya paparkan kepada anda, disertai siapa saja yang menghadirinya dan kapan waktu untuk melaksanakan meeting – meeting tersebut. Silahkan bagi anda yang ingin bertanya anda dapat bertanya kepada saya melalui email yang dapat anda kirimkan ke danielreinhardmc@yahoo.co.id atu melalui Facebook atau media lainnya. Silahkan comment notes ini untuk kawan – kawan yang membaca notes ini, saya membutuhkan masukan dari anda untuk berkarya lebih baik lagi. Thank you. God bless!!

Senin, 03 Januari 2011

The bad news and The good news dalam respesi pernikahan...read this!!

Hai, happy new year everybody ! tidak terasa yah kita sudah berada di awal tahun 2011 dan apa kabar anda? Saya harap anda didalam keadaan yang bersemangat untuk meraih impian dan harapan di tahun yang baru ini.

Masih didalam suasana liburan anak sekolah nih, seperti orang tua pada umumnya saya pun tentunya memiliki kewajiban untuk meluangkan sebagian besar waktu saya untuk kedua anak saya. Terpikir sejenak sih keinginan saya untuk menulis sesuatu inspirasi baru mengenai dunia pernikahan yang saya tekuni. Eh...akhirnya sembari saya bertugas membersihakan rumah muncul juga suatu ide yang unik.....

Dalam masa liburan ini, saya sering menonton sajian film tayangan box office di telivisi, saya percaya anda pun sempat untuk menyaksikannya. Adegan demi adegan didalam film tersebut terlihat sempurna. Baik adegan laga, haru, sedih ataupun adegan romantis. Jika teringat dengan beberapa judul film ber-genre romantis, saya jadi ingat kepada beberapa pengantin yang pernah mengutarkan keinginan mereka agar suasana resepsi pernikahan mereka pun seperti beberapa film romantis yang pernah ada bahkan film tersebut menjadi film legendaris yang dikenang sepanjang masa.

Memang saya itu penikmat film tetapi bukan ahlinya dalam menonton film dan dalam notes saya kali ini pun saya tidak akan membahas mengenai itu. Namun, saya mendapatkan inspirasi untuk menulis sebuah notes yang berjudul “The Bad News and The Good News dalam Resepsi Pernikahan Anda”.

Wow...what is that? Hehe....

Saya terinspirasi dengan beberapa adegan film romantis yang pernah ada, dan saya kagum sekali dengan hasil karya orang – orang yang membuatnya. Saya yakin bahwa adegan film tersebut tidak terjadi dengan begitu saja. Dibelakang adegan yang sempurna tentunya terdapat sutradara yang bertugas mengkonsep adegan, team dokumentasi yang siap mengabadikan moment itu,mungkin ada petugas yang mengatur lighting, suara dan sebagainya. Namun salah satu bagian yang terpenting adalah sang pemeran adegan itu. (aktornya)

Jika saya boleh mengkorelasikan dengan sebuah acara resepsi pernikahan, tentunya didalam menciptakan suasana resepsi pernikahan yang kuat ambience-nya baik itu romantis, glamour, ceria dan sebagainya diperlukan perencanaan yang matang.

Sang sutradara didalam resepsi pernikahan dapat diperankan oleh Wedding Organizer ataupun seorang Master of Ceremony (MC). Untuk Dokumentasi tentunya vendor Photography dan Videoshooting. Tentunya kualitas, kreativitas dan pengalaman dari MC, WO,team dokumentasi dan vendor lainnya menentukan hasil akhir acara resepsi pernikahan baik secara live (pada saat resepsi tersebut berlangsung) atau secara tidak live.(dalam bentuk foto atau video yang akan jadi dikemudian hari).Namun the bad news –nya adalah yang sangat menentukan hasil akhirnya tersebut adalah aktor dalam sebuah resepsi pernikahan yang tidak lain adalah kedua mempelai itu sendiri.

Kenapa saya dapat mengatakan itu bad news? Karena sang aktor dalam resepsi pernikahan tersebut merupakan aktor yang belum berpengalaman untuk melakukan prosesi ini dan itu didalam sebuah pesta pernikahan. Ini pengalaman yang pertama dan terakhir.Kedua mempelai harus beraksi didepan begitu banyak tamu undangan yang hadir, disorot oleh lighting yang ada dilokasi pesta pernikahan tersebut, belum lagi mata camera dari photographer dan video shooting yang terus mengikuti mereka.

Sejauh pengalaman saya menjadi seorang MC didalam resepsi pernikahan, seringkali saya menjumpai banyak mempelai yang nervous didalam menjalani setiap bagian acara. Ada mempelai yang saya jumpai ketika sebelum resepsi dimulai dapat tertawa lepas dan bercanda dengan saya. Namun ketika resespi pernikahan dimulai, mempelai tersebut mendadak bisu dan berwajah tegang.

Adapun mereka yang sebelumnya murah senyum, pada saat acara berlangsung secara tiba - tiba senyumannya menjadi jarang ditemui, bahkan saya pernah menjumpai juga mempelai yang sampai berkeringat terus karena begitu tegangnya.Padahal bagi saya AC dilokasi tersebut sudah cukup baik.

Lantas...bagaimana solusinya akan masalah ini?

Nah inilah good news-nya....

Setelah bertahun – tahun saya mempelajari hal ini, saya mendapatkan sebuah solusi yang cukup manjur. Yang pertama yang anda harus lakukan sebagai calon mempelai adalah carilah vendor Wedding Organizer, MC dan team dokumentasi yang berkualitas dan juga mahir dalam berkomunikasi dengan anda,dalam artian mereka dapat menjalin keakraban dengan anda.

Keakraban antara anda dan vendor diatas tersebut setidaknya dapat mencairkan suasana ketegangan yang dirasakan oleh anda dan pasangan didalam menjalani setiap bagian acara resepsi pernikahan.

Dalam porsi saya sebagai MC, seringkali saya menjumpai terlebih dahulu kedua mempelai secara personal sebelum acara tersebut dimulai. Biasanya pada saat gladiresik berlangsung. Saya seringkali memberikan tips bagaimana untuk mengurangi rasa nervous, memberikan dorongan, mengingatkan apa yang harus mereka lakukan sehingga hasil akhir baik acara tersebut secara live maupun tidak live ( dalam foto dan video mereka di masa yang akan datang) memiliki “jiwanya” atau “chemistry”-nya.

Yang kedua, pilihlah vendor make up, wedding gown , jas pengantin yang tepat yang sesuai dengan karakter dari anda dan pasangan. Janganlah memaksakan sesuatu yang fit dan bagus di orang lain, tetapi belum tentu bagus pada anda dan pasangan.

Pada saat anda tampil dengan make up dan pakaian pengantin anda pun akan merasa lebih percaya diri dari sebelumnya. Terkadang saya pernah menjumpai mempelai yang tidak pede dengan penampilannya di hari pernikahan mereka. Saya rasa mereka memilih vendor yang kurang tepat atau ada permasalahan didalam komunikasi akan vendor dan mempelai sehingga tidak menemukan titik temu atau tidak klop.

Yang ketiga dan yang merupakan terakhir adalah libatkanlah orang terdekat anda yang dapat memberikan dukungan atau support positif kepada anda. Saya yakin ketegangan akan menurun ketika anda merasakan lebih nyaman jika ada sahabat yang berada didekat anda pada hari istimewa tersebut.

Yah....saya harap notes kali ini dapat bermanfaat untuk anda, persiapkanlah dengan matang segala sesuatunya karena tidak ada sesuatu baik, indah terjadi dengan sendirinya. Pasti ada perjuangan dibaliknya.Terimakasih atas kesempatan anda membaca notes saya kali ini, sampai berjumpa di notes berikutnya.


Daniel Reinhard


Master of Ceremonmy and Conceptor

Rabu, 01 Desember 2010

Pentingnya Gladiresik sebelum acara pernikahan anda

Senang rasanya saya dapat kembali menulis sesuatu untuk memberikan sedikit masukan kepada sahabat sekalian terutama kepada anda yang sedang mempersiapkan pesta pernikahan anda.

Notes saya kali ini mengangkat sebuah topik yang cukup penting yaitu mengenai peranan acara gladiresik didalam sebuah pesta pernikahan. Beberapa client saya minggu lalu sempat juga menanyakan kepada saya akan hal ini.

Seringkali mereka bertanya mengapa acara gladiresik tersebut tidak dilakukan beberapa hari sebelumnya? Sehingga waktu yang dialokasikan untuk acara gladiresik sebelum acara resepsi pernikahan dimulai dapat digunakan untuk acara lainnya seperti acara berfoto bersama dengan keluarga mempelai yang sudah hadir, acara tepai atau acara yang lainnya.

Saya adalah salah satu orang sangat tidak setuju jika acara gladiresik pada hari H sebelum acara dimulai ini dihilangkan dan digantikan oleh gladiresik yang diadakan beberapa hari sebelumnya.

Mengapa? Karena dengan mata kepala saya sendiri saya menyaksikan begitu banyaknya mempelai yang tidak melangsungkan acara gladiresik sebelum resepsi tersebut terbukti terlihat gugup, bingung, tidak enjoy didalam setiap bagian prosesi yang telah direncanakan.

Secara jujur selama saya menjadi MC saya tidak pernah menemukan mempelai yang sangat enjoy didalam setiap bagian acara resepsi pernikahan yang tidak melakukan acara Gladiresik di hari H.

Mengapa hal itu dapat terjadi? Padahal mungkin mempelai tersebut telah melakukan gladiresik dihari sebelumnya dengan berulang kali untuk berlatih agar acara dapat berlangsung dengan lancar.

Hal ini disebabkan karena suasana, keadaan dan atmosfir yang tercipta pada hari H dengan hari sebelumnya sepenuhnya berbeda walaupun gedung atau lokasi yang digunakan adalah ruangan yang sama.

Perbedaan yang pertama adalah dekorasi. Sebelum hari H tentunya gedung tersebut belum terisi dengan dekorasi yang dipesan oleh kedua calon mempelai tersebut. Suasana megah, romantis, gemerlap lampu, ukuran stage, layout ruangan akan membuat perbedaan yang sangat jauh diantara suasana gedung yang terdekorasi dan yang belum didekorasi.

Dekorasi didalam sebuah ruangan akan menciptakan atmosfir, suasana atau kesan yang ingin diciptakan. Saya meyakini bahwa kita sebagai manusia tentunya harus beradaptasi dengan suasana yang baru. Semakin terbiasa dengan suasana tersebut semakin relax kita dan semakin merasa nyaman kita berada diarea tersebut. Nah, tentunya kedua calon mempelai yang baru saja sampai kelokasi gedung resepsi yang telah terdekorasi harus menyesuaikan diri terlebih dahulu dengan atmosfir yang baru tersebut. Bagaimana jadinya jika mempelai yang baru saja sampai ke lokasi gedung atau hotel yang telah terdekorasi dapat langsung melakukan dengan baik dan relax dalam setiap bagian prosesi acara pernikahan mereka.Toh ini merupakan pengalaman yang pertama dalam hidup mereka. Anda yakin mempelai tersebut dapat melakukannya dengan baik? Saya rasa tidak.... kecuali mempelai tersebut merupakan artis atau aktor yang sudah sering untuk berakting dengan baik.

Perbedaan yang kedua adalah keadaan kedua calon mempelai pada sebelum hari H dan di hari H pernikahan mereka. terutama mempelai wanita, terdapat perbedaan yang sangat besar untuk mempelai wanita ketika berjalan mengunakan gaun pengantin dan ketika berjalan tidak menggunakan gaun pengantin.Mempelai wanita tersebut perlu membiasakan dirinya untuk nyaman dengan keadaan yang baru yaitu dengan wajah yang penuh make up, tantanan rambut, gaun pengantin, accesories perhiasan dan sepatu high heels. Terkadang mempelai pria pun perlu juga untuk menyesuaikan diri mereka dengan keadaan rambut yang tertata, wajah yang dimake up, dan tentunya jas yang dikenankan.

Tata cara berjalan menuju pelaminan, melakukan prosesi wedding cake cutting, toast time, bahkan wedding kiss procession dan acara lainnya tentunya akan sangat jauh berbeda keadaannya dan hasilnya jika dilakukan dengan atau tanpa penampilan seorang pegantin.Jadi kesimpulannya apakah gladiresik sebelum acara resepsi ini pentingkah dilakukan? Ya sungguh sangat penting!

Ketika saya mejelaskan alasan kedua perbedaan tersebut diatas kepada client saya.Mereka kemudian bertanya, apakah perlu dilakukan acara gladiresik beberapa hari sebelum acara tersebut?

Jawaban dari saya adalah tergantung dari keadaan mempelai dan konsep acara yang direncanakan. Jika kedua calon mempelai tersebut terbilang orang yang cukup percaya diri dan acara yang direncanakan tidak begitu rumit, saya rasa acara gladiresik sebelum hari H tidak perlu diadakan. Namun sebaliknya jika mempelai terbilang nervous dan acaranya cukup rumit serta mempelai tersebut memiliki waktu luang, saya rasa tidak ada salahnya untuk mengadakan acara tersebut.

Perbedaan yang ketiga adalah audience atau orang yang hadir didalam ruangan tersebut.Semakin banyaknya orang yang hadir didalam sebuah acara umumnya semakin besar tekanan emosional seseorang. Perasaan nervous, tegang adalah sesuatu yang alami ketika semua mata tertuju kepada anda. Saya pun sampai sekarang masih merasakannya, itulah sebabnya saya selalu hadir beberapa jam sebelum acara berlangsung untuk menyesuaikan diri dengan suasana ruangan tersebut.

Lantas, bagaimana mungkin jika kedua calon mempelai yang berlatih beberapa hari sebelum hari H dalam keadaan tanpa audience dapat terlihat santai dan relax di hari H yang dihadiri begitu banyak tatapan mata yang tertuju pada mereka?sesuatu hal yang tidak mungkin bukan?

Satu hal lagi manfaat dari acara gladiresik yang diadakan beberapa jam sebelum resepsi pernikahan dimulai adalah untuk memberikan kesempatan kepada rekan – rekan team dokumentasi untuk mendapatkan gambar backup atau moment – moment mempelai didalam setiap bagian acara. Sekaligus juga acara gladiresik memberikan informasi kepada team fotografi dan videoshooting untuk mendapatkan gambar terbaik diposisi yang terbaik. Dalam bahasa saya dapat dikatakan, angle yang tepat dan moment yang tepat menghasilkan gambar yang sempurna.

Hal ini perlu dilakukan karena pada saat acara resepsi pernikahan yang sebenarnya yang disaksikan oleh ratusan atau ribuan tamu yang hadir,acara tersebut tentunya tidak dapat diulang kembali.Maka dari itu semuanya perlu dipersiapkan secara matang dan detil.

Membuat moment yang baik, menciptakan ekspresi mempelai yang santai dan relax adalah tugas dari seorang MC dan Wedding Organizer. Mengabadikan moment tersebut menjadi sebuah foto dan video adalah tugas dari team dokumentasi. Tugas keduanya adalah sangatlah penting dan perlu kerjasama yang baik.

Salah satu doa dan target saya dalam setiap membawakan acara resepsi pernikahan adalah membuat kedua mempelai sangat enjoy dan menikmati setiap bagian acara resepsi mereka. Acara satu kali dalam seumur hidup mereka ini harus menjadi sebuah kenangan yang tidak pernah terlupakan.

Semoga tulisan saya kali ini dapat menjadi masukan yang sangat berarti untuk anda sekalian. Bagi anda yang hendak bertanya tentang hal – hal lain yang menyangkut acara resepsi pernikahan silahkan anda dapat mengirimkan email kepada saya di danielreinhardmc@yahoo.co.id dan saya akan berupaya untuk membalas email anda dan membantu anda. It’s free.....

Sukses untuk anda semua....

Sampai jumpa di notes saya berikutnya, dan silahkan untuk memberikan comment didalam notes saya ini.Thank you and God bless!