Daniel Reinhard Client's Testimony

Welcome to My Blog

Hai, senang berkenalan dengan anda...

Nama saya Daniel Reinhard biasanya suka diberi embel - embel nama belakang MC, karena berhubungan dengan pekerjaan yang saya cintai yaitu menjadi seorang pembawa acara / master of cermony didalam sebuah acara resepsi pernikahan.

Berbicara didepan umum mungkin tidak menjadi hal yang menarik bagi anda, namun inilah saya yang telah menemukan "arti hidup" pada tahun 2003 yang lalu.Sebelumnya memang tidak pernah terlintas cita - cita untuk menjadi seorang MC pada masa kecil saya,semuanya hanya datang begitu saja.

Perasaan enjoy dan ingin "ngulik" dibidang ini membuat saya mendapatkan kepercayaan untuk bertugas "merepresentasikan" seluruh items yang telah dipilih calon mempelai dalam menciptakan impian mereka yang hanya terjadi 1 x seumur hidup.

Saya yakin setiap pesta pernikahan memiliki karakter masing - masing yang berbeda tergantung dari kedua mempelainya itu sendiri.

Seperti uniknya fingerprints kita demikianlah setiap calon mempelai yang saya layani memiliki karakter,konsep dan harapan yang berbeda didalam pesta pernikahan mereka.

Seperti pasangan yang lain yang telah memiliki kenangan yang indah, kini giliran anda untuk mempercayakan pesta anda kepada saya.


Regards

Daniel Reinhard



Sabtu, 28 Agustus 2010

Penampilan Seorang Wedding Master of Ceremony

Sebuah inspirasi dan passion yang yang besar didalam dunia yang saya geluti selama ini kembali mendorong saya untuk menulis sebuah notes saya mengenai sebuah topik yang menurut saya jarang sekali dibahas didunia maya dan juga buku – buku yang telah beredar di pasaran.

Sebuah topik yang pastinya tidak lepas dari dunia seorang pembawa acara atau Master of ceremony didalam sebuah resepsi pernikahan yang tentunya menjadi pekerjaan saya. Notes ini tercipta bukan semata – mata hasil pemikiran saya sendiri, namun merupakan salah satu inti sari dan kesimpulan penting yang saya coba tuangkan didalam tulisan yang bersumber dari obrolan – obrolan ringan yang penuh dengan nilai pengetahuan didalam sebuah WMC Gathering dikota Bandung yang telah berjalan hampir 2 tahun.

Dedikasi dan penghargaan tertinggi pun saya berikan pada sahabat, senior dibidang yang saya geluti. Merupakan sebuah impian saya dimana WMC Gathering di kota kembang Bandung ini akan melahirkan sebuah buku yang menginpirasi begitu banyak orang. Mohon didoakan saja agar impian ini dapat segera terwujud. Hehehe.....

Okay guys....Notes saya kali ini berjudul “ Penampilan seorang Wedding Master of Ceremony” atau saya menyingkatnya dengan WMC Appearance.

Saya memang bukanlah seorang pakar dibidang fashion yang ahli didalam menentukan fashion manakah yang tepat dan ideal bagi seorang WMC yang baik, dan saya pun tidak akan membahas secara detil dari kacamata seorang designer tetapi dari sudut pandang saya sendiri sebagai WMC.

Saya yakin bahwa salah satu faktor yang dipertimbangkan oleh calon mempelai dalam memilih seorang WMC untuk memandu resepsi pernikahan mereka bukanlah hanya faktor mahir berbicara saja yang dipertimbangkan.

Setelah berjumpa dengan begitu banyak ragam calon mempelai yang selama ini saya dan sahabat WMC saya tangani ternyata begitu banyak faktor yang dipertimbangkan oleh calon mempelai. Salah satu faktor yang dipertimbangkan adalah penampilan secara fisik seorang WMC pada saat resepsi berlangsung.

Sebuah Trend dan animo masyarakat sampai saat ini untuk seorang WMC adalah seorang pembawa acara yang dapat menampilkan kesan Smart, gagah atau elegant dan formal.

Becky Tumewu dalam bukunya Talk-inc. Points menuliskan bahwa salah satu public figure yang saat ini memiliki brand image yang sangat melekat dengan kesan Smart, gagah dan formal adalah seorang presenter kondang Indonesia Ferdy Hasan.

Bukan hanya program acara televisi saja yang dibawakan oleh seorang Ferdy Hasan, namun saya dan anda pun sering menemukan beliau seringkali menjadi seorang WMC diberbagai acara resepsi pernikahan yang terbilang mewah dan besar.

Presenter lain seperti Ferry Salim dan Becky Tumewu memang sangat melekat brand image mereka dengan kesat Smart, gagah atau untuk wanita elegant dan tentunya formal.

Kesan formal tentunya tercipta oleh penampilan yang dipresentasikan oleh seorang WMC dari bagian ujung kepala hingga ujung kaki didalam resepsi pernikahan yang berlangsung.

Mari kita mulai dari ujung kepala yang tentunya ada bagian tubuh yang disebut rambut dan wajah. Saya yakin bahwa untuk menciptakan kesan Smart,gagah dan formal dibutuhkan tatanan rambut yang tertata rapi dan wajah yang fresh dan bersih.

Saya bersyukur bahwa saya dapat mengenal para sahabat WMC yang terbilang “laris manis” mendapatkan orderan job di market pesta pernikahan.Diantara mereka ada yang memiliki tantanan rambut yang panjang, pendek bahkan tidak memiliki rambut sedikit pun atau botak, Namun semuanya memiliki brand image masing – masing dan dapat dipastikan mereka terlihat rapi dan wajah mereka bersih dan fresh sehingga faktor tersebut menjadi salah satu penyebab mereka kebanjiran orderan job.

Kemudian bagian berikutnya adalah pakaian yang dikenakan oleh seorang WMC.Bagi seorang WMC pria dalam hal ini pakaian mereka berupa setelan jas yang melekat pada tubuh mereka.

Jas yang digunakan oleh seorang WMC yang baik tentunya bukan jas yang sembarangan.Bahan yang berkualitas baik, potongan serta ukuran yang pas dan sesuai dengan tubuh sang WMC, bahkan kriteria warna pun turut menjadi bahan pertimbangan seorang WMC untuk mengenakannya agar sesuai dengan tema yang diangkat didalam sebuah resepsi pernikahan.

Salah satu benda yang dikenakan seorang WMC selain daripada jas adalah sepatu. Jenis model sepatu, warna serta berkilau tentunya menjadi bagian dalam menciptakan kesan eksekutif, berkelas dan elegant.

Bagian tubuh dan aksesoris lainnya pun secara tidak sadar ternyata turut diperhatikan oleh mempelai dan tamu undangan yang hadir. Hal – hal tersebut seperti wajah seorang WMC yang bersih dari janggut,kumis serta wajah yang berminyak.Bau mulut, kemudian bersihnya kedua telapak tangan, kebersihan jari kuku tangan, harumnya parfum yang dipakai bahkan aksesoris cincin atau jam tangan yang dikenankan sang WMC pada saat acara resepsi pernikahan tersebut berlangsung.

Jadi betapa pentingnya untuk anda mempercayakan moment terpenting anda didalam satu hari kepada seorang WMC yang berpenampilan baik yang menjadi wakil representatif anda bukan?

Semakin detil dan rapihnya persiapan seorang WMC didalam penampilannya tentunya akan berdampak besar terhadap performace panggung sang WMC tersebut, walaupun hal ini bukanlah sebuah jaminan karena masih banyak faktor lainnya yang memperngaruhi.

Sebuah kalimat yang sangat poluler berbunyi “dont judge book by it’s cover!”, dalam lingkup pekerjaan seorang WMC tentunya saya tidak setuju dengan pendapat diatas. Bagaimana mugkin seorang yang tidak well prepared by his appearance dapat memukau hadirin yang hadir dalam sebuah resepsi pernikahan. Melihat cover bukunya saja sudah tidak menarik apalagi isinya.

Jika didalam lingkup kita bersosialisasi tentunya saja setuju dengan statement diatas dimana kita tidak boleh menilai dan menghargai orang berdasarkan penampilannya saja.

Bagi anda calon mempelai yang telah membaca notes saya diatas tentunya anda dapat menilai kualitas seorang WMC dari penampilannya terlebih dahulu. Saya yakin seorang WMC yang baik ketika bejumpa dengan anda pertama kali pun dia akan menampilkan kesan yang enak dan nyaman dihadapan anda. Barulah darisana anda dapat mengenal lebih dalam akan performance sang WMC. Pastikanlah anda memilih WMC yang tepat dan berpenampilan baik didalam resepsi pernikahan anda.

Bagi anda yang baru memulai karir anda menjadi seorang WMC, semoga tips yang saya berikan ini dapat menjadi hal yang bermanfaat untuk anda.

Dibagian terakhir dalam notes ini saya ingin menyimpulkan bahwa seorang WMC didalam melakukan tugasnya bukanlah sekedar berbicara saja selama 2 jam atau lebih pada sebuah resepsi namun lebih dari pada itu seorang WMC yang baik memiliki kewajiban juga untuk merepresentasikan semua elemen yang terdapat didalam resepsi tersebut.

Terima kasih untuk waktu yang anda luangkan untuk membaca notes saya, silahkan untuk memberikan komentar yang membangun untuk saya lebih baik lagi dalam berkarya dalam membuat tulisan yang menginspirasi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar