Daniel Reinhard Client's Testimony

Welcome to My Blog

Hai, senang berkenalan dengan anda...

Nama saya Daniel Reinhard biasanya suka diberi embel - embel nama belakang MC, karena berhubungan dengan pekerjaan yang saya cintai yaitu menjadi seorang pembawa acara / master of cermony didalam sebuah acara resepsi pernikahan.

Berbicara didepan umum mungkin tidak menjadi hal yang menarik bagi anda, namun inilah saya yang telah menemukan "arti hidup" pada tahun 2003 yang lalu.Sebelumnya memang tidak pernah terlintas cita - cita untuk menjadi seorang MC pada masa kecil saya,semuanya hanya datang begitu saja.

Perasaan enjoy dan ingin "ngulik" dibidang ini membuat saya mendapatkan kepercayaan untuk bertugas "merepresentasikan" seluruh items yang telah dipilih calon mempelai dalam menciptakan impian mereka yang hanya terjadi 1 x seumur hidup.

Saya yakin setiap pesta pernikahan memiliki karakter masing - masing yang berbeda tergantung dari kedua mempelainya itu sendiri.

Seperti uniknya fingerprints kita demikianlah setiap calon mempelai yang saya layani memiliki karakter,konsep dan harapan yang berbeda didalam pesta pernikahan mereka.

Seperti pasangan yang lain yang telah memiliki kenangan yang indah, kini giliran anda untuk mempercayakan pesta anda kepada saya.


Regards

Daniel Reinhard



Selasa, 09 Agustus 2011

Tugas MC yang tidak boleh dilupakan dalam bagian akhir resepsi pernikahan

Kali ini saya ingin membahas lebih dalam mengenai fungsi seorang pembawa acara atau MC (Master of Ceremony) didalam resespi pernikahan Salah satu peranan yang satu ini seringkali diremehkan atau dianggap tidak terlalu penting bagi seorang MC dalam mengemban tugasnya. Apakah itu?

Yaitu acara sesi photo kedua mempelai bersama dengan segenap keluarga, rekan kerja atau sahabat mereka. Kita persingkat saja acara bagian akhir ini dengan nama acara sesi foto.Disinilah perbedaannya acara resepsi pernikahan dengan acara event lain, walaupun ada juga event lain yang mengharuskan acara berfoto bersama menjadi agenda penting didalam susunan acaranya.

Seorang Master of Ceremony didalam acara resepsi pernikahan tentunya harus dapat bertugas dengan baik dari awal hingga akhir acara,termasuk acara sesi photo ini.
Saya sempat mendengar informasi mengenai seorang MC yang memasang tarif waktu didalam jasanya. Misalnya hanya untuk 3 jam performance saja, dihitung dari jam kehadirannya, salah satu contoh misalnya sang MC hadir pada jam 5 sore untuk menghadiri acara gladiresik, kemudian jam 8 malam, selesai tidak selesai acaranya beliau ini angkat kaki dari lokasi resepsi pernikahan pada hari itu. Dalam hal ini saya berbicara mengenai MC yang fokus didalam dunia pernikahan bukan seorang MC yang terbilang artis papan atas Indonesia yang memang mereka dibayar berdasarkan durasi performance mereka.

Saya kurang setuju dengan konsep yang diterapkan oleh MC tersebut, walaupun saya akan tetap bertanya kepada calon mempelai atau Wedding Organizer yang bertugas tentang berapa lama perkiraan durasi resepsi pernikahan yang dijalankan, karena pada umumnya resepsi pernikahan dengan International Wedding Reception Concept berlangsung paling lama 4 jam saja.Diluar dari waktu tersebut tentunya pertimbangan fee jasa MC dapat disepakati kembali dengan kedua mempelai.Yang pastinya saya percaya seorang MC resepsi pernikahan yang baik memandu dari awal hingga acara selesai.

Ada lagi konsep yang lain yang saya dengar dimana ada seorang MC yang menerapkan konsep MC assiten didalam beliau membawakan acara resepsi pernikahan. Jadi MC tersebut tidaklah sepenuhnya in charge didalam acara resepsi pernikahan tersebut, salah satu contohnya begini, MC tersebut hadir dilokasi resepsi pernikahan, memandu acara gladiresik, kemudian membuka acara resepsi, memandunya hingga acara jamuan makan malam dibuka sesudah itu MC tersebut pulang atau pergi ke lokasi resepsi pernikahan yang tidak jauh dari lokasi dimana dia berada. Lalu MC tersebut kembali membawakan acara resepsi pernikahan ditempat lain. Sementara itu beliau ini sudah mendelegasikan tugasnya kepada MC assisten.Tentunya saya percaya kualitas performance MC assiten lebih rendah dibanding MC tersebut.

Saya rasa sah – sah saja bila dua konsep yang saya paparkan diatas sudah disepakati oleh kedua calon mempelai dan MC tersebut,namun bagi saya pribadi saya kurang setuju dengan dua konsep diatas. Bagi saya acara resepsi pernikahan adalah suatu acara yang sangatlah istimewa karena hanya terjadi satu kali seumur hidup, maka dari itu sangatlah penting acara tersebut dibawakan oleh MC yang berkualitas baik dan bertugas didalam keseluruhan acara.

Tetapi kembali kepada anda para calon mempelai yang mempelai yang memiliki persepsi tentang seorang pembawa atau MC didalam resepsi pernikahan anda kelak. Mohon anda bisa memberikan pendapat anda melalui comment didalam notes saya ini.

Kembali ke topik peranan MC didalam acara sesi photo didalam resepsi pernikahan, maka saya dapat simpulkan kembali bahwa ada MC yang menganggap acara sesi photo ini tidak penting.Namun bagi saya acara ini sama pentingnya dengan bagian acara yang lain, apa alasannya?

Yaitu acara sesi photo ini harus dilakukan dengan waktu yang cukup singkat tanpa menyampingkan kualitas foto / video yang diabadikan oleh Photographer dan Videographer.

Bayangkan betapa kesalnya anda selaku sahabat atau anggota keluarga dari mempelai bila harus menunggu berjam – jam karena kurangnya koordinasi antara MC, Wedding Organizer dan team dokumentasi (Photographer dan Videographer) untuk meng-organize undangan yang hadir yang hendak bersalaman, dengan keluarga atau kerabat yang menunggu giliran untuk berfoto bersama dengan mempelai.Tentunya dapat dibayangkan juga betapa kacaunya acara tersebut bila tidak adanya MC atau MC yang tidak mampu memimpin dan menginformasikan hal yang penting secara sopan saat acara berlangsung.

Dibutuhkan skill kepemimpin yang kuat dan tegas dari seorang MC atau leader dari suatu Wedding Organizer didalam acara ini. Sejauh pengalaman saya, diacara sesi foto inilah kerendahan hati dan semangat untuk melayani dari MC ,Wedding Organizer dan team dokumentasi diuji.

Karena menyangkut kepentingan orang banyak yang memiliki keinginan masing – masing maka seringkali perkataan pedas bahkan caci maki diterima oleh MC atau Wedding Organizer yang bertugas pada acara ini.

Bagaimana bisa? Berikut ini alasan – alasan atau kalimat – kalimat yang diutarkan beberapa orang tamu atau keluarga mempelai yang saya seringkali saya dapatkan :

1. “Kami ini keluarga dekat dari mempelai seharusnya didahulukan didalam acara foto ini.”
Seringkali pada kenyataannya keluarga ini sudah dipanggil beberap kali untuk berkumpul dibawah area pelaminan, namun mereka ingin dijemput dimeja mereka dan didahulukan untuk berfoto bersama mempelai. Saya dapat menyebut keluarga jenis ini jenis VVVIP.

2. “Anak saya sudah rewel, tolong keluarga kami didahulukan dari keluarga yang lain”

3. “Saya ini datang dari luar kota dan harus pulang malam ini juga, mohon didahulukan”.
4. “ ......” tanpa berbicara, langsung saja orang ini nyelonong naik keatas panggung untuk bersalaman dengan orang tua dan kedua mempelai.

5. “Kamu tidak tahu siapa saya??!! Saya itu ..bla bla bla....tahu??

Pada kenyataannya memang saya dan Wo yang bertugas tidak tahu siapa beliau, kenalan juga belum.

Sebetulnya masih banyak lagi perkataan atau kalimat yang kurang enak didengar pada saat acara sesi photo berlangsung, namun the show must go on, acara foto tetap harus diselesaikan. Mungkin atas alasan inilah acara sesi foto ini memang kurang disukai oleh MC sehingga mereka menghindarinya.

Sejujurnya saya pun kurang menyukai bagian acara akhir ini namun jika saya memandang acara sesi foto ini dari sisi pandang yang lain, dimana acara sesi foto ini merupakan pengabadian sejarah kehidupan dari dua insan manusia yang dipersatukan dalam pernikahan dan akan senantiasa diingat seumur hidup, maka saya pun rela untuk melayani didalam sesi foto ini.

Ucapan “thank you” yang tulus dari mempelai dan kedua orang tua yang saya terima diakhir acara ketika saya berpamitan dengan mereka menjadi sebuah penghiburan serta sukacita yang tak dapat dibandingkan dengan fee yang saya terima dari mereka, rasa lelah secara fisik dan mental pun seakan pudar.

Pada notes ini pun saya ingin menyarankan untuk anda calon mempelai yang hendak menikah, pastikan untuk memilih seorang pembawa acara atau MC yang baik didalam acara resepsi pernikahan anda.terima kasih untuk anda yang telah membaca notes ini, semoga bermanfaat. Silahkan berikan komentar anda dibawah ini.


Daniel Reinhard

Master of Ceremony and Event Conceptor

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar